Ket foto: Sate Lilit Bali (Sumber: website/dopenkitchen)
Denpasar | barometerbali – Sate Lilit adalah salah satu varian sate yang unik dan hanya bisa Anda temukan di Bali.
Tidak seperti sate pada umumnya yang ditusuk, daging pada Sate Lilit dililitkan pada batang serai atau bambu, sehingga memberikan aroma harum yang khas saat dipanggang.
Daging yang digunakan untuk membuat Sate Lilit bisa berupa ayam, ikan, atau daging sapi, yang dicincang halus dan dibumbui dengan rempah-rempah khas Bali.
Cita rasa Sate Lilit sangat khas karena perpaduan antara bumbu dan daging yang dililitkan pada batang serai.
Penggunaan serai sebagai tusukan memberikan aroma yang harum dan meningkatkan rasa gurih pada daging.
Selain itu, bumbu seperti bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, dan cabai memberikan rasa yang sedikit pedas, gurih, dan manis.
Sate Lilit memiliki tekstur yang lembut karena dagingnya dicincang halus sebelum dibumbui dan dililit.
Hidangan ini biasanya disajikan dengan nasi, sambal matah, dan lawar, menjadikannya hidangan yang kaya rasa dan aroma.
Sate Lilit bisa ditemukan di berbagai tempat di Bali, terutama di daerah Jimbaran dan Ubud. Kedua daerah ini terkenal dengan restoran-restoran yang menyajikan hidangan Bali otentik, termasuk Sate Lilit.
Jimbaran, misalnya, terkenal dengan warung-warung di tepi pantai yang menyajikan Sate Lilit sebagai salah satu menu utamanya.
Harga seporsi Sate Lilit bervariasi tergantung tempat Anda menikmatinya, namun umumnya berkisar antara Rp20.000 hingga Rp50.000 per porsi.
Harga ini sebanding dengan cita rasa dan keunikan hidangan yang ditawarkan.
Kontributor: Aditya











