Barometerbali.com | Denpasar – Saat berkunjung ke restoran, kafe, atau sekadar bersantai di rumah, kebiasaan meminum secangkir kopi hangat, lalu ditemani dengan makanan manis seperti donat memang terasa pas.
Namun, di balik perpaduan kopi dan donat ini, ternyata ada efek samping yang perlu diwaspadai bagi kesehatan.
Sebaiknya Anda tidak mengonsumsi kopi dan donat secara bersamaan untuk menghindari bahaya berikut ini.
Bahaya Makan Donat Setelah Minum Kopi
Donat, kue manis, atau makanan tinggi gula lainnya memang sering kali dijadikan pasangan untuk kopi.
Namun, perpaduan ini sayangnya bisa menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis.
Hal ini dikarenakan kandungan gula yang tinggi dari donat dapat membuat glukosa dalam tubuh naik tajam, sehingga tubuh harus bekerja ekstra keras untuk menstabilkannya kembali.
Selain itu, kafein dalam kopi juga turut memengaruhi proses metabolisme gula dalam tubuh.
Kafein dapat mempercepat penggunaan gula sebagai sumber energi secara cepat.
Akibatnya, setelah energi melonjak sesaat, tubuh justru bisa merasa lebih cepat lelah dan lemas karena kadar gula darah yang turun mendadak.
Tak hanya itu, kombinasi kafein dan makanan tinggi gula juga dapat memicu rasa lapar lebih cepat, meningkatkan keinginan ngemil berulang, dan berpotensi menyebabkan konsumsi kalori berlebih dalam satu waktu.
Jadi, Apa Alternatifnya?
Jika ingin menikmati kopi tanpa risiko lonjakan gula darah, pilihlah pendamping yang lebih sehat seperti roti gandum dan kacang-kacangan.
Menu ini lebih stabil memengaruhi gula darah dan dapat memberi energi lebih tahan lama.
Demikian bahaya makan donat setelah minum kopi yang perlu Anda ketahui. (ari)










