Singasana Jebol Desa Hadir di Baturiti, Pelayanan Koperasi, UMKM dan Ketenagakerjaan Makin Dekat

WhatsApp Image 2026-09-03 at 12.28.09_1FUw4Lif5n
Foto: Kegiatan Saat Sosialisasi Jebol Desa. (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Singasana – Pemerintah Kabupaten Tabanan terus mendekatkan pelayanan publik hingga ke tingkat desa. Melalui program Singasana Jebol Desa (Sinergi Pelayanan Satu Atap Jemput Bola ke Desa), Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan hadir langsung di Desa Perean dan Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, Senin (31/8), untuk memberikan informasi, konsultasi, pendampingan, serta pelayanan kepada masyarakat.

Kehadiran Singasana Jebol Desa memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan akses informasi dan layanan pemerintah tanpa harus datang langsung ke kantor perangkat daerah. Pelayanan yang diberikan mencakup tiga sektor utama, yakni koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta ketenagakerjaan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan, I Gede Nengah Sugiarta, S.E., M.M., saat dikonfirmasi pada Kamis (3/9) mengatakan program Singasana Jebol Desa merupakan bentuk pelayanan jemput bola yang dilakukan pemerintah untuk memastikan masyarakat di tingkat desa memperoleh akses informasi dan layanan secara lebih mudah.

“Melalui Singasana Jebol Desa, kami ingin pelayanan pemerintah benar-benar hadir dan dirasakan sampai di tingkat desa. Masyarakat tidak harus selalu datang ke kantor dinas untuk mendapatkan informasi maupun berkonsultasi. Kami yang datang langsung ke desa untuk mendengar kebutuhan dan memberikan pendampingan sesuai dengan bidang yang kami tangani,” ujar I Gede Nengah Sugiarta.

Berita Terkait:  Dari Biopori hingga Sabun Eco Enzyme, Bunda Rai Apresiasi Inovasi Lingkungan di Tabanan

Menurut Sugiarta, sektor koperasi dan UMKM memiliki peran penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Karena itu, pelayanan yang diberikan tidak hanya sebatas penyampaian informasi, tetapi juga diarahkan pada pendampingan agar masyarakat maupun pelaku usaha dapat memahami berbagai program yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kegiatan ekonominya.

“Di bidang UMKM, kami memberikan pendampingan mulai dari pengembangan usaha, pemasaran, branding produk sampai informasi mengenai program pemberdayaan yang tersedia. Kami ingin pelaku UMKM tidak berjalan sendiri, tetapi mengetahui ke mana harus berkonsultasi ketika menghadapi kendala dalam mengembangkan usahanya,” jelasnya.

Pada sektor koperasi, masyarakat memperoleh informasi, konsultasi, dan pendampingan terkait kelembagaan serta pengembangan koperasi. Layanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami tata kelola koperasi sekaligus mendorong kelembagaan koperasi agar semakin sehat dan mampu memberikan manfaat bagi anggotanya.

“Demikian juga dengan koperasi. Kami membuka ruang konsultasi secara langsung agar berbagai persoalan yang berkaitan dengan kelembagaan maupun pengembangan koperasi dapat diketahui dan dicarikan solusi bersama. Prinsipnya, kami ingin pelayanan ini memberikan manfaat yang konkret bagi masyarakat,” kata Sugiarta.

Berita Terkait:  Bunda Rai Perkuat TP Posyandu, Kuwum Tegallinggah Raih Juara 1 Inovasi Terbaik Tingkat Provinsi

Sementara pada bidang ketenagakerjaan, Singasana Jebol Desa menghadirkan informasi dan layanan seputar kesempatan kerja, program ketenagakerjaan, serta penempatan Calon Pekerja Migran Indonesia secara prosedural. Informasi tersebut penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pilihan dan prosedur yang harus ditempuh sebelum memasuki dunia kerja maupun bekerja ke luar negeri.

“Khusus ketenagakerjaan, kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang benar sebelum mengambil keputusan. Termasuk bagi masyarakat yang ingin menjadi pekerja migran, harus melalui prosedur yang resmi agar mendapatkan perlindungan dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, kami juga memberikan informasi mengenai kesempatan kerja dan program ketenagakerjaan lainnya,” ungkap Sugiarta.

Kehadiran layanan secara langsung di Desa Peran dan Desa Luwus juga menjadi ruang bagi pemerintah untuk mendengar berbagai kebutuhan masyarakat dari dekat. Masukan yang disampaikan masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam menentukan bentuk pendampingan dan pelayanan yang lebih tepat sasaran.

Berita Terkait:  Aktivasi IKD Tabanan Capai 20.833 Orang, Layanan Jemput Bola Terus Diperkuat

Sugiharta menegaskan, pelayanan publik harus terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pendekatan jemput bola menjadi salah satu cara untuk memastikan berbagai program pemerintah dapat tersampaikan secara langsung dan tidak berhenti pada informasi administratif semata.

“Kami berharap Singasana Jebol Desa ini menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat. Kami hadir bukan hanya untuk memberikan informasi, tetapi juga mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan kendala masyarakat. Dengan begitu, pelayanan yang diberikan bisa lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” pungkasnya.

Melalui Singasana Jebol Desa, Pemerintah Kabupaten Tabanan terus memperkuat pelayanan publik yang mudah dijangkau, responsif, dan masyarakat sentris. Kehadiran pemerintah hingga ke desa diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas terhadap layanan koperasi, UMKM dan ketenagakerjaan sekaligus mendukung penguatan ekonomi masyarakat.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam mewujudkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat, sejalan dengan semangat Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. (tmc/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI