Barometer Bali | Denpasar – Stok beras yang dikuasai Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Bali saat ini mencapai 13 ribu ton dan dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga empat bulan ke depan.
Pemimpin Perum BULOG Kanwil Bali, Muhamad Anwar, mengatakan optimalnya keterisian gudang merupakan hasil dari penyerapan produksi dalam negeri yang berjalan sejak awal tahun.
Di tingkat daerah, realisasi penyerapan beras BULOG Bali tercatat mencapai 3.419 ton atau sekitar 92,4 persen dari target 3.786 ton, sehingga turut memperkuat cadangan beras.
kegiatan penyerapan ini dilaksanakan langsung oleh jajaran Kanwil dan Kantor Cabang BULOG melalui pola jemput bola, turun langsung ke sawah, titik panen, hingga penggilingan padi serta melalui mitra kerja di berbagai wilayah Indonesia,” tambahnya.
Sementara secara nasional, stok beras BULOG saat ini dikatakab mencapai 4.881.105 ton setara beras.
“Dengan target penyerapan yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya yaitu sebesar 4 juta ton setara beras,” Ujar Muhamad Anwar, Senin (19/4/26).
“Kegiatan penyerapan ini dilaksanakan langsung oleh jajaran Kanwil dan Kantor Cabang BULOG melalui pola jemput bola, turun langsung ke sawah, titik panen, hingga penggilingan padi serta melalui mitra kerja di berbagai wilayah Indonesia,” tambahhnya.
Menurutnya, peningkatan ini seiring tingginya penyerapan yang dilakukan melalui pola jemput bola ke sawah, titik panen, hingga penggilingan padi. (rian)











