Tengkulak Pertalite Merajalela di SPBU Sidorejo Bojonegoro, Warga: Sudah Kayak Mafia BBM

IMG-20250616-WA0002_snW4wW1z6V
Foto: Praktik curang pengisian BBM subsidi jenis Pertalite. (Barometerbali/redho)

Barometer Bali| Bojonegoro – Praktik curang pengisian BBM subsidi jenis Pertalite diduga berlangsung terang-terangan dan tanpa malu di SPBU 55.621.23 Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur.

Seolah tak ada hukum yang berlaku, puluhan motor pembawa dirigen bebas keluar masuk mengisi Pertalite, bahkan tanpa pengawasan berarti dari pihak SPBU.

Pemandangan mencolok ini bisa dilihat sejak pagi buta pukul 06.30 WIB, hingga siang hari sekitar jam 14.00 WIB. Modusnya pun sudah usang, motor bawa dirigen, bolak-balik isi BBM subsidi, lalu dijual ulang dengan harga lebih mahal ke masyarakat atau bahkan ke sektor industri.

Berita Terkait:  Laskar Jenggolo: Konflik Elit Sidoarjo Ciderai Publik, Islah Tak Hapus Pidana

Yang lebih memprihatinkan, para operator SPBU tampak tak peduli. Bukannya menegur, mereka malah diduga kuat sudah kongkalikong dengan para pengangsu alias tengkulak BBM.

“Kayaknya udah kerja sama, Mas. Hampir tiap hari ngisi bolak-balik, bahkan kadang mereka isi sendiri. Operator diam saja,” ungkap warga sekitar yang kesal melihat situasi ini, Jum’at (13/6/2025).

Para pengangsu ini bukan hanya dari wilayah Kecamatan Kedungadem saja, tapi juga berasal dari desa-desa sekitar hingga kabupaten tetangga seperti Lamongan.

Berita Terkait:  Relawan ILS Perbaiki Jalan Berlubang di Sidoarjo, Tak Bermaksud Sindir Pemda

Mereka diduga menyuplai BBM subsidi secara ilegal ke pihak lain demi keuntungan pribadi.

Menurut kesaksian warga, praktik ini makin gila karena setiap pengisian disertai uang tip alias ‘uang pelicin’ untuk operator SPBU. Tanpa uang ini, mereka tak akan dilayani.

“Sudah kayak rutinan. Ngisi kasih tip,” ucap warga yang pernah menyaksikan.

Ini jelas merugikan negara dan rakyat kecil, BBM subsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat biasa malah diborong dan dijual ulang oleh segelintir orang demi meraup untung haram.

Berita Terkait:  Iuran Air Bersih Fantastis, Warga Desa Kademungan Tuntut Transparansi Bumdes

Warga pun mulai geram, mereka berharap Pertamina dan aparat penegak hukum tak lagi berpangku tangan. Bila terus dibiarkan, maka keadilan distribusi BBM hanya akan jadi mimpi.

“Kalau begini terus, siapa yang jamin kami bisa dapat BBM subsidi. Tegas dong, jangan tutup mata,” kata warga yang sering kecelek saat mau ngisi pertalite karena sering kosong. (redho)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI