Terdampak Limbah Pemotongan Hewan, Saluran Irigasi Subak Pakel II Dibersihkan

Ket foto : Sinergi Desa Ubung Kaja dan PUPR Denpasar melakukan pembersihan saluran irigasi di Subak Pakel II, Minggu (3/9/2023). (Sumber: Hms Pemkot Dps)

Denpasar | barometerbali – Aparatur Desa Ubung Kaja yang terdiri dari Pekaseh, Kepala Lingkungan bersinergi dengan Tim PUPR Kota Denpasar melaksanakan pembersihan saluran irigasi di Subak Pakel II, Minggu (3/9/2023). Hal ini lantaran diketahui saluran irigasi di subak tersebut terdampak limbah sisa pemotongan hewan. Dengan kerja sama semua pihak, proses pembersihan terus dioptimalkan dan saluran irigasi kembali normal.

Berita Terkait:  Terindikasi Skema Nominee, Proyek Condotel Cemagi Bakal Dipanggil  Pansus TRAP DPRD Bali

Perbekel Desa Ubung Kaja, I Wayan Astika saat dikonfirmasi membenarkan kondisi tersebut. Di mana, kondisi ini sangat mengganggu baik petani maupun masyarakat sekitar lantaran bau tidak sedap yang ditimbulkan.

Menyikapi kondisi tersebut pihaknya langsung berkordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Pekaseh, Kepala Lingkungan, Tim Kecamatan hingga Tim PUPR Kota Denpasar untuk melaksanakan pembersihan.

Berita Terkait:  Sekda Dewa Indra Terima Opini Ombudsman RI atas Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025

“Tadi kita bersama seluruh Tim dibantu Pak Sekcam dan Tim PUPR sudah melaksanakan aksi kebersihan, sehingga saluran irigasi di Subak Pakel II kembali normal,” ujarnya

Lebih lanjut dijelaskan, penemuan limbah sisa pemotongan hewan tersebut bermula dari bau menyengat. Sehingga dilaksanakan pengecekan untuk selanjutnya dilaksanakan pembersihan. Pihaknya juga mengajak semua pihak, terutama masyarakat yang berada di hulu untuk tidak membuang sampah, terlebih limbah sisa pemotongan hewan. Hal ini lantaran saluran irigasi masih dimanfaatkan oleh petani setempat untuk mengairi sawah.

Berita Terkait:  PLN Berhasil Pulihkan Gangguan Transmisi Jawa–Bali kurang dari Satu Jam

“Tentu kami sudah berkordinasi dengan semua pihak, besar harapan kejadian ini tidak terulang lagi, mari kita bersama menjaga dengan tidak membuang sampah dan limbah di saluran irigasi, terlebih saluran yang dimanfaatkan untuk mengairi lahan persawahan,” harap Astika.

Hingga saat ini belum diketahui dari mana asal muasal atau sumber limbah tersebut.

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI