Tragedi Penganiayaan Disertai Pembacokan Setelah Acara Sound Horeg

IMG-20260127-WA0023
Foto: Sekitar pukul 00.15 WIB, lima pemuda asal Dusun Pakem, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan mengalami penganiayaan. (Barometerbali/Redho)

Barometer Bali | Pasuruan – Sekitar pukul 00.15 WIB, lima pemuda asal Dusun Pakem, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan mengalami penganiayaan disertai pembacokan setelah menyaksikan pertunjukan sound horeg di Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan yang sama.

Peristiwa bermula ketika kelima pemuda tersebut sedang dalam perjalanan pulang dari lokasi pertunjukan. Tiba-tiba mereka dikejar oleh sejumlah pemuda asal Desa Tejowangi, yang kemudian melakukan tindakan kekerasan berupa penganiyayan dan pembacokan.

Berita Terkait:  Tak Terima Keponakannya Ditegur, Seorang Pria Pukul Mata Pemilik Warung Pakai Batu di Tuban 

Salah satu korban kini dalam kondisi kritis akibat luka bacokan yang dideritanya. Korban sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Keluarga korban telah mengajukan permintaan kepada aparat hukum agar menangani kasus ini secara adil dan tanpa pandang bulu.

Sampai saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan. (Redho)

Berita Terkait:  Polisi Gagalkan Penyelundupan 21 Penyu Hijau di Buleleng, Dua Pelaku Masih Diburu

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI