Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Langsung Banjir di Jalan Dewi Sri, Kuta

InCollage_20260224_191431456_Bo1irNdJ3x
Foto: Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta melakukan pengecekan banjir di sejumlah titik wilayah Kabupaten Badung, Selasa (24/2). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Badung – Atas perintah Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta melakukan pengecekan banjir di sejumlah titik wilayah Kabupaten Badung, Selasa (24/2). Salah satu diantaranya, yakni banjir yang terjadi di Jalan Dewi Sri, Kecamatan Kuta.

Dalam pengecekan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta juga sempat berkeliling menggunakan perahu karet. Pemantauan didampingi pula Camat Kuta D. Ngurah Bhayudewa dan Lurah Legian Putu Eka Martini.

Jalan Dewi Sri dan sekitarnya, kata Wabup, merupakan daerah rendah. Di samping itu, Tukad Mati yang seharusnya menjadi alur pembuangan, debit airnya sudah tinggi.

“Sesuai dengan yang saya lihat tadi, memang satu hal kendalanya adalah daerah di sini rendah. Terus pada saat kita akan buang ke Tukad Mati, di Tukad Mati ketinggian airnya sama. Jadi satu-satunya cara, dengan situasi sekarang, kita menunggu surutnya Tukad Mati sehingga bisa kita tarik,” sebutnya didampingi pula Sekretaris Camat Kuta I Made Agus Suantara dan Kepala UPTD Badung Lifeguard Kuta I Wayan Somer.

Berita Terkait:  Bupati Sanjaya Konsolidasikan 567 ASN, Tabanan Tancap Gas Wujudkan Tabanan Era Baru 2026

Wabup mengungkapkan, sesungguhnya Badung tidak tinggal diam menyikapi peristiwa banjir yang terjadi hampir di setiap tahun ini. Langkah-langkah telah dilakukan, seperti normalisasi alur Tukad Mati dan lainnya.

“Sudah kita lihat bersama tadi, ada beberapa box culvert yang sudah siap pemasangannya. Itu terkait di Dewi Sri IV, Pandawa, dan Campuhan akan dibangun drainase untuk pembuangan ke Tukad Mati. Saya rasa itu di beberapa bulan ini sudah bisa terpasang,” sebutnya.

Berita Terkait:  TP PKK Kota Denpasar Gelar Pembukaan Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM di Denpasar Utara

Hal itu, ditegaskan dia, guna meminimalisir potensi terjadinya banjir serupa di tahun mendatang. “Jadi langkah yang kami lakukan sebagai Pemerintah Kabupaten Badung, untuk menyegerakan drainase ini. Sehingga ketika ada debit air yang tinggi, cepat bisa surut,” tegasnya.

Di sisi lain, mengutip laporan dari Lurah Legian, kata Wabup Bagus Alit Sucipta, evakuasi masyarakat ataupun wisatawan yang terjebak banjir, sudah dilakukan secara bergotong-royong melibatkan berbagai pihak. Termasuk diantaranya Basarnas, Tagana, Badung Lifeguard, pihak Kecamatan dan Kelurahan, serta relawan. “Terimakasih semuanya,” ucapnya ditujukan kepada berbagai pihak yang terlibat.

Berita Terkait:  Wabup Bagus Alit Sucipta Pimpin Rapat Forkopimda, Fokus Keamanan Nyepi dan Idul Fitri

Sebagai evaluasi berkenaan dengan evakuasi, ke depan direncanakan pengadaan mesin-mesin perahu karet. Karena pada saat ini, pergerakan perahu karet, masih mengandalkan tenaga manual. “Menurut saya, karena ini adalah terkait situasi emergency, jadi harus kita dorong. Kita berikan semaksimal mungkin,” ucapnya.

Diakui dia, secara ketinggian genangan, sementara ini Jalan Dewi Sri dan sekitarnya masih menjadi area terparah di Kabupaten Badung. Karena pada pagi hari, ada titik yang ketinggiannya bahkan mencapai dada orang dewasa.

Lebih lanjut untuk diketahui pula, bertolak dari Jalan Dewi Sri, Wabup Bagus Alit Sucipta langsung melakukan pemantauan ke wilayah Seminyak. Tepatnya yakni di Jalan Kunti dan sekitarnya. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI