23 IKM Bali Siap ke Kriyanusa 2026, Bunda Koster Tekankan Pentingnya Karya Orisinal

IMG-20260902-WA0187
Ny. Putri Suastini Koster saat memimpin rapat persiapan keikutsertaan Dekranasda Provinsi Bali dalam Pameran Kriyanusa 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (2/9/2026)(Barometerbali/istimewa)

Barometerbali | Denpasar – Sebanyak 23 Industri Kecil dan Menengah (IKM) asal Bali siap ambil bagian dalam Pameran Kriyanusa 2026 yang akan digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Menjelang ajang tersebut, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menekankan pentingnya kreativitas sekaligus orisinalitas karya yang akan ditampilkan.

Pesan tersebut disampaikan Ny. Putri Koster saat memimpin rapat persiapan keikutsertaan Dekranasda Provinsi Bali dalam Pameran Kriyanusa 2026 di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (2/9).

Menurut Ny. Putri Koster, perajin Bali memiliki kekayaan seni, budaya, serta warisan leluhur yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk kreatif. Kekayaan tersebut harus menjadi sumber inspirasi dalam menciptakan karya yang memiliki karakter kuat dan mampu bersaing di berbagai lini.

Namun, ia mengingatkan agar kreativitas tidak dilakukan dengan menjiplak karya pihak lain. Para perajin diharapkan tetap menghargai orisinalitas dan hak atas karya yang telah dihasilkan.

Berita Terkait:  Kenalkan Potensi Daerah, Bupati Satria Dorong Pengembangan Produk Unggulan Klungkung

“Untuk mampu bersaing di segala lini, kita tentu harus terus berkreasi dan kreatif mengembangkan karya-karya seni serta warisan leluhur. Tetapi, jangan sampai merusak produk orang lain,” tegasnya.

Ny. Putri Koster juga meminta agar persiapan pameran dilakukan secara matang, termasuk dalam hal penataan produk. IKM peserta nantinya diminta dikelompokkan berdasarkan jenis kerajinan sehingga produk yang ditampilkan terlihat lebih rapi, terorganisasi, dan mudah ditemukan oleh pengunjung.

Selain penataan, ia meminta 23 IKM peserta memilih produk-produk terbaik yang sesuai dengan karakter Pameran Kriyanusa. Menurutnya, pameran tersebut harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memperkenalkan kualitas dan kekhasan produk lokal Bali kepada pasar yang lebih luas.

“Momentum ini kita gunakan untuk memperkenalkan karya lokal kita. Peserta pameran saya minta memilih karya terbaik sesuai dengan wilayah atau lokasi pameran agar produk yang dibawa tepat sasaran sekaligus memudahkan kita dalam menawarkan produk,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Ny. Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Graha Nawasena Sebagai Wadah Kreatifitas Disabilitas Kota Denpasar

23 IKM Bawa Produk Kerajinan Unggulan

Pameran Kriyanusa 2026 akan berlangsung pada 26–30 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Sebanyak 23 IKM Bali dijadwalkan mengikuti ajang tersebut dengan membawa berbagai produk kerajinan unggulan. Keikutsertaan ini diharapkan menjadi peluang bagi para pelaku IKM untuk memperluas pengenalan produk Bali sekaligus membuka akses pasar di tingkat nasional.

Produk yang ditampilkan juga diharapkan mampu memperlihatkan karakter kriya Bali yang berakar pada tradisi dan kearifan lokal, namun tetap berkembang mengikuti kebutuhan dan selera pasar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Wiryanata, menjelaskan produk yang akan ditampilkan merupakan kerajinan tradisional yang memiliki nilai estetika dan budaya, mengandung unsur tradisi, serta mencerminkan kearifan lokal Bali.

Berita Terkait:  Sabu Disembunyikan dalam Waterpas, Pengedar Diciduk di Kedonganan

Adapun produk yang akan dibawa meliputi kerajinan anyaman dan kayu, produk fesyen berbahan tenun tradisional Bali, serta kerajinan berbahan logam dan kulit.

Menurutnya, pemilihan produk tersebut diharapkan dapat merepresentasikan kekayaan kriya Bali sekaligus menunjukkan kreativitas perajin dalam mengembangkan warisan tradisional menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing.

Keikutsertaan 23 IKM Bali dalam Kriyanusa 2026 pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pameran semata. Ajang tersebut menjadi ruang untuk memperluas jejaring, memperkenalkan produk lokal kepada konsumen dan pelaku usaha dari berbagai daerah, serta membuka peluang pasar baru bagi industri kerajinan Bali.

Dengan mengedepankan kreativitas, karakter, dan orisinalitas, produk kerajinan Bali diharapkan semakin mampu bersaing di pasar nasional tanpa kehilangan identitas budaya yang menjadi kekuatannya. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI