Sekda Eddy Mulya Berharap Balinale Jadi Magnet Wisatawan ke Kota Denpasar

IMG-20260502-WA0011
Foto : Sekda Eddy Mulya didampingi Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Mahendra Putra, saat menghadiri Road To Balinale 2026, di Bali Beach Garden Terrace, The Meru Sanur, Kamis (30/4) malam. (barometerbali/win/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Atmosfer pelaksanaan Bali Internasional Film Festival 2026 atau dikenal dengan Balinale begitu terasa. Rentetan gelaran sinema internasional tersebut, dimulai dengan dilaksanakannya Road to Balinale 2026 yang berlangsung di Bali Beach Garden Terrace, The Meru Sanur, Kamis (30/4) malam.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya didampingi Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Mahendra Putra, hadir langsung di tengah acara ini.

Tampak hadir pula di jajaran tamu undangan, Konsulat Jenderal Australia, Jo Stevens, Festival Director Balinale, Deborah Gabinetti dan lainnya.

Berita Terkait:  Sekda Eddy Mulya Tutup Porsenijar Kota Denpasar Tahun 2026

Dalam sambutannya, Sekda Eddy Mulya mengatakan, festival film internasional bukan sekedar hiburan, melainkan magnet pariwisata yang mendatangkan wisatawan dengan profil berbeda dan beragam. Wisatawan yang datang bukan hanya untuk menikmati pantai dan kuliner, tetapi untuk merasakan kedalaman budaya, bertukar gagasan, dan menyaksikan karya seni sinema dari penjuru dunia.

“Inilah segmen wisatawan yang kita butuhkan untuk memperkuat kualitas pariwisata Kota Denpasar, bukan sekedar kuantitas kunjungan,” kata Eddy Mulya.

Lebih jauh, Eddy Mulya menyampaikan, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk hadir sebagai mitra nyata, bukan penonton, dalam membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan. Hal ini sekaligus mendukung penguatan Sanur sebagai ruang budaya, ruang kreativitas, dan destinasi yang semakin hidup dalam menyambut perhelatan internasional.

Berita Terkait:  Komisi V DPR RI Desak Percepatan Pembangunan Infrastruktur Strategis Bali

“Kami percaya bahwa investasi terbaik bagi masa depan pariwisata Kota Denpasar adalah investasi pada sumber daya manusia kreatif yaitu para sineas muda, seniman, dan komunitas budaya yang duduk bersama kita di ruangan ini,” tegas Eddy Mulya.

Sementara itu, Festival Director Balinale, Deborah Gabinetti, mengatakan, berbeda dari sekadar acara promosi festival, Road to Balinale 2026 dirancang sebagai ruang pertemuan antara komunitas lokal, pelaku industri kreatif, insan perfilman, hingga pegiat budaya dalam suasana santai di tepi pantai Sanur.

Berita Terkait:  Koster Paparkan Agenda Besar Infrastruktur Bali di DPR RI: Sampah Jadi Energi, Air Bersih, Jalan Lingkar hingga Tol Gilimanuk–Mengwi

Balinale edisi ke-19 resmi digelar pada 1–7 Juni 2026 mendatang. Balinale 2026 dijadwalkan menampilkan sekitar 100 film dari 35 negara, termasuk 20 world premieres, 10 international premieres, dan 26 Asian premieres.

Selain pemutaran film, lanjut Deborah, festival ini juga menghadirkan berbagai program pengembangan talenta kreatif global, salah satunya Art of the Score yang dikembangkan bersama The Juilliard School sejak 2021.

“Program tersebut mempertemukan sineas dunia dengan mahasiswa pencipta musik visual dalam proses kolaborasi kreatif lintas disiplin,” katanya. (win/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI