Barometer Bali | Buleleng – Warga Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng digemparkan dengan penemuan jasad bayi perempuan pada Sabtu (9/5) sore. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan sudah tidak bernyawa.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, jasad bayi pertama kali ditemukan oleh sejumlah anak-anak yang tengah bermain layang-layang sekitar pukul 17.30 Wita. Saat ditemukan, kondisi tubuh bayi tidak utuh karena bagian kaki kirinya tidak ada.
Temuan itu sontak membuat anak-anak yang melihatnya panik. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Dusun setempat, Ketut Suartana, yang selanjutnya diteruskan ke pihak Kepolisian Sektor Sawan.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad bayi tersebut untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Sawan AKP Kadek Robin membenarkan penemuan orok tersebut.
Meski begitu, pihaknya menegaskan belum bisa memberikan keterangan secara rinci lantaran masih menunggu hasil lengkap penyelidikan.
“Saat ini kami sedang lakukan upaya penyelidikan. Jadi, mohon bersabar menunggu hasil penyelidikan itu,” singkatnya
Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk mengungkap identitas orang tua bayi dan penyebab pasti kematiannya.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian warga dan memunculkan berbagai dugaan di tengah masyarakat. Sejumlah warga menduga bayi tersebut sengaja dibuang untuk menutupi aib akibat hubungan di luar nikah.
Namun, ada pula yang mengaitkan dengan kemungkinan kasus kekerasan seksual. Bahkan, muncul spekulasi bahwa pelaku masih berstatus pelajar.
Meski demikian, polisi mengimbau masyarakat tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan. (gde)











