Dari Rakercab Pramuka Denpasar 2026, Siapkan Program Kerja Strategis dan Berdaya Saing

IMG-20260510-WA0023
Foto: Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Denpasar menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) pada Minggu, 10 Mei 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar. (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Denpasar menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) pada Minggu, 10 Mei 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah kebijakan dan program kerja Gerakan Pramuka Denpasar guna memperkuat pendidikan karakter generasi muda.

Rakercab secara resmi dibuka oleh Ketua Harian Kwarcab Denpasar I Gusti Lanang Jelantik, didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hukum, Perencanaan dan Pengembangan, Komang Lestari Kusuma Dewi, serta Ketua Panitia Rakercab, Ni Made Chandra Widayanti.

Mengusung semangat “Pramuka Denpasar Bergerak Bersama: Tangguh, Kreatif, dan Berwawasan Lingkungan”, Rakercab diikuti sebanyak 60 peserta yang terdiri dari unsur Kwartir Cabang dan Kwartir Ranting se-Kota Denpasar.

Dalam sambutannya, I Gusti Lanang Jelantik menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan sosial maupun alam sekitar.

Berita Terkait:  248 Kader TP PKK dan Posyandu Kecamatan Denbar Ikuti Penguatan Literasi Tentang Pengolahan Sampah Berbasis Sumber

“Gerakan Pramuka harus mampu menjadi garda terdepan dalam membangun karakter kaum muda. Melalui kegiatan yang terarah dan berkesinambungan, kita ingin melahirkan generasi yang bertanggung jawab, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Lanang Jelantik.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan empat karakter utama dalam pendidikan kepramukaan, yakni karakter spiritual, intelektual, emosional, dan sosial. Menurutnya, Pramuka harus hadir sebagai solusi atas berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini, termasuk persoalan lingkungan.

“Saya berharap setiap Gugus Depan mulai aktif mengembangkan edukasi lingkungan dan pengelolaan sampah sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Denpasar menuju kota kreatif berbasis budaya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakercab, Ni Made Chandra Widayanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam proses evaluasi dan penyusunan program kerja organisasi agar tetap relevan dengan kebutuhan generasi muda dan perkembangan zaman.

“Rakercab ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi program kerja tahun 2025, mensosialisasikan program tahun 2026, sekaligus merancang rencana kerja tahun 2027 agar Gerakan Pramuka Denpasar semakin adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan masa depan,” jelas Made Chandra Widayanti.

Berita Terkait:  Ketua TP Posyandu Ny. Sagung Antari Pimpin Rapat Penguatan Kelembagaan dan Kader Posyandu di Kota Denpasar

Ia menambahkan, Gerakan Pramuka memiliki tugas pokok menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, bertanggung jawab, serta mampu mengisi kemerdekaan dan membangun kehidupan yang lebih baik.

Rakercab Tahun 2026 ini juga merupakan penjabaran dari hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka Bali Tahun 2026 serta sinkronisasi program kerja Kwartir Nasional yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan Kwarcab Denpasar.

Adapun agenda utama Rakercab meliputi laporan program kerja tahun 2025, sosialisasi program kerja tahun 2026, dan penyusunan rencana kerja tahun 2027. Program-program tersebut diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan karakter melalui berbagai kegiatan kepramukaan, seperti Pesta Siaga, Persami, Jambore, Raimuna, Lomba Tingkat, Kemah Budaya, Pramuka Peduli, hingga kegiatan JOTA-JOTI.

Berita Terkait:  Hampir 70 Persen Masyarakat Bali sudah Pilah Sampah, Menteri LH: Sampah Terpilah Dukung Efektivitas Operasional PSEL

Selain itu, Kwarcab Denpasar juga menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya pembina melalui penyelenggaraan kursus KMD, KML, KPD, dan KPL.

Rakercab dilaksanakan berdasarkan sejumlah landasan hukum, di antaranya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka hasil Munas 2023, serta berbagai keputusan Kwartir Nasional dan Pemerintah Kota Denpasar terkait kepengurusan dan program kerja Gerakan Pramuka.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat Akreditasi Gugus Depan kepada sejumlah pangkalan berprestasi sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas pembinaan kepramukaan. Pangkalan yang menerima penghargaan yakni SMP Negeri 2 Denpasar, SMA Negeri 8 Denpasar, dan Poltekkes Denpasar.

Melalui Rakercab Tahun 2026 ini, Kwarcab Denpasar berharap seluruh program kerja yang disusun dapat berjalan optimal serta mampu memperkuat peran Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan berjiwa nasionalisme. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI