Barometer Bali | Denpasar – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman resmi mengukuhkan dan melantik jajaran Pengurus KONI Provinsi Bali masa bakti 2026-2030 di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (15/5/2026).
Dalam acara tersebut, Marciano membacakan langsung surat keputusan pengesahan kepengurusan KONI Bali yang akan bertugas hingga Maret 2030. Sejumlah tokoh birokrat hingga politikus Bali masuk dalam struktur kepengurusan anyar tersebut.
Beberapa nama yang tercatat di antaranya politikus Golkar Anak Agung Bagus Tri Candra Arka alias Gung Cok, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Bali Ida Bagus Wesnawa Putra, hingga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Ida Bagus Surja Manuaba.
“Menugaskan kepada pengurus sebagaimana dimaksudkan pada ketetapan di atas untuk melaksanakan tugas organisasi sesuai tugas dan fungsinya dengan penuh rasa tanggung jawab,” kata Marciano Norman saat membacakan surat keputusan pelantikan.
Tak hanya itu, jajaran Dewan Pengurus juga diisi sejumlah tokoh penting di Bali, seperti Gubernur Bali Wayan Koster, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, hingga mantan Ketua KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan.
“Keputusan ini mulai berlaku terhitung sejak tanggal ditetapkan dan berakhir sampai dengan bulan Maret 2030. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 29 April 2026,” tandas Marciano.
Dalam sambutannya, Marciano Norman juga mengungkapkan bahwa KONI Pusat tengah menyiapkan sejumlah agenda Pekan Olahraga Nasional (PON) sebagai bagian dari pembinaan atlet menuju level internasional dan Olimpiade.
“Banyak atlet-atlet dunia yang menjadi andalan Indonesia yang berasal dari Provinsi Bali,” ujarnya.
Menurut Marciano, beberapa agenda nasional yang tengah dipersiapkan antara lain PON NTB-NTT, PON Bela Diri di Manado, Sulawesi Utara, serta PON Pantai di Ancol, Jakarta.
“Kemudian 2027 nanti ada Pekan Olahraga Nasional Indoor dan Pekan Olahraga Nasional Remaja,” imbuh mantan Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia tersebut.
Marciano turut memberikan apresiasi atas konsistensi prestasi olahraga Bali di tingkat nasional. Dalam beberapa edisi PON, Bali dinilai mampu bersaing dan rutin menembus posisi sepuluh besar nasional.
“Lebih konkretnya lagi, beberapa kali menduduki peringkat kelima, berarti adalah provinsi terbaik di luar Jawa. Oleh karenanya di bawah kepemimpinan Bapak Giri Prasta, insya Allah ke depan prestasi ini akan semakin meningkat,” pungkasnya. (rian)










