Barometer Bali | Singasana – Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, kehadiran bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan warga menjadi harapan tersendiri. Hal itulah yang terlihat dalam roadshow ke-10 program aksi sosial “Bergerak dan Berbagi” yang dipimpin Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya, di Kecamatan Selemadeg Timur dan Kecamatan Selemadeg, Senin (18/5).
Melalui kegiatan tersebut, sosok yang akrab disapa Bunda Rai itu turun langsung menyapa masyarakat sekaligus menyalurkan bantuan kepada kelompok rentan, mulai dari penyandang disabilitas, penderita kanker, ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK), lansia, balita dengan gizi kurang, hingga kader PKK kurang mampu.
Kegiatan pertama dipusatkan di Wantilan Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur. Dalam kegiatan itu, bantuan diberikan kepada 15 penyandang disabilitas, 6 penderita kanker, 10 ibu hamil KEK, 20 lansia, 15 balita bergizi kurang, 50 kader PKK kurang mampu, serta 100 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak PAUD.
Selain bantuan sembako dan nutrisi, TP PKK Kabupaten Tabanan juga menyerahkan bantuan penunjang mobilitas berupa 1 kursi roda, 9 tripod, dan 4 walker bagi masyarakat yang membutuhkan.
Setiap penerima bantuan memperoleh paket berisi 20 kilogram beras, susu kalsium, susu balita, susu ibu hamil, kacang hijau, telur, hingga minyak goreng sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Usai kegiatan di Selemadeg Timur, aksi sosial dilanjutkan ke Kecamatan Selemadeg yang dipusatkan di Wantilan Banjar Delod Sema Cemagi, Desa Serampingan. Bantuan yang disalurkan memiliki sasaran dan jenis yang serupa guna memastikan pemerataan perhatian kepada masyarakat di wilayah Selemadeg Raya.
Dalam kegiatan tersebut, Bunda Rai didampingi anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Tabanan Ny. Budiasih Dirga beserta jajaran pengurus, perangkat daerah terkait, camat setempat, serta Ketua TP PKK kecamatan dan desa.
Tidak hanya fokus pada bantuan sosial, Bunda Rai juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Dalam kapasitasnya sebagai Duta PADAS (Palemahan Kedas), ia turut membagikan 150 alat pelubang biopori sekaligus melakukan praktik langsung bersama warga sebagai langkah sederhana menjaga lingkungan.
Menurutnya, gerakan sosial yang dilakukan tidak hanya bertujuan membantu kebutuhan masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan antara pemerintah dengan warga.
“Saya hadir untuk berbagi dan memberikan sedikit bantuan, apalagi dalam situasi ekonomi saat ini. Hal ini juga menjadi upaya kami untuk terus menjaga kedekatan antara masyarakat dengan pemerintah, sekaligus memberikan motivasi agar kita semua tetap semangat membangun Tabanan,” ujar Bunda Rai.
Salah seorang penerima bantuan, Pan Werdi (64 Tahun), mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui TP PKK.
“Tiang ngaturang suksma atas bantuan yang diberikan. Bantuan niki sangat membantu kebutuhan sehari-hari kami. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semua yang membantu diberikan kesehatan,” ungkapnya.
Program “Bergerak dan Berbagi” sendiri menjadi salah satu upaya TP PKK Kabupaten Tabanan untuk hadir langsung di tengah masyarakat melalui pendekatan sosial, kesehatan, dan lingkungan secara berkelanjutan. (tmc/rah)











