Penataan Kawasan Jalan Gajah Mada Tabanan, 182 Pedagang Pasar Senggol Sepakat Direlokasi

Relokasi Pedagang2026-05-20 at 19.24.55 (1)
Foto: Pertemuan antara pedagang Pasar Senggol, Tabanan dengan Pemkab pada Rabu, (20/5) terkait recana relokasi sementara ke area Gedung Marya. (barometerbali/tmc/rah)

Barometer Bali | Tabanan – Sebanyak 182 pedagang Pasar Senggol Tabanan sepakat direlokasi sebagai bagian dari penataan kawasan Jalan Gajah Mada dan revitalisasi Terminal Pesiapan. Kesepakatan itu mengemuka dalam pertemuan antara pedagang dengan Pemkab Tabanan di Gedung Marya, Rabu (20/5).

Relokasi dilakukan menyusul rencana penataan kawasan pusat kota yang ditarget rampung menjelang Hari Ulang Tahun Kota Tabanan pada November 2026.

Kepala Pasar Senggol, I Gusti Made Adi Nurama alias Gung Rembo, menyebut para pedagang pada prinsipnya menerima relokasi di area Gedung Marya dan nantinya akan menempati kawasan Pasar Pesiapan.

Berita Terkait:  Bergerak dan Berbagi Bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya di Kecamatan Tabanan dan Kediri, Ratusan Warga Terima Bantuan

Selama operasional pasar senggol, akses Jalan Kaswari ke arah timur akan ditutup. Sementara jalan di barat Gadung Marya pada sisi bagian timur juga akan dipergunakan untuk aktivitas pedagang. “Biar tetap ada akses Ida Cokorda juga,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tabanan I Gde Made Partana, menegaskan lokasi relokasi sementara sudah siap ditempati.

“Blok sudah dibuat, pedagang tinggal pindah. Tanggal 21 Mei rencananya sudah mulai berjualan di seputaran Gedung Marya,” ujarnya.

Menurut Partana, seluruh pedagang akan menempati area yang telah dibagi di sisi timur, barat, dan selatan gedung. Pengaturan teknis penempatan dan operasional nantinya akan dikoordinasikan bersama desa adat Kota Tabanan serta UPTD Gedung Kesenian.

Berita Terkait:  Bupati Kembang Rangkul Pensiunan, Ajak Bangun Daerah Melalui Berbagi Pengalaman dan Masukan

Untuk mendukung aktivitas jual beli dan mengantisipasi kemacetan, Pemkab Tabanan juga menyiapkan skema parkir pengunjung di kawasan Panggung GWS.

Sementara itu, rencana relokasi pedagang ke Terminal Pesiapan masih dalam tahap pematangan. Pemkab Tabanan juga masih mengkaji opsi pemindahan ke kawasan Jalan Rajawali sambil menunggu kepastian lokasi yang dianggap layak.

“Kalau sudah pasti kita informasikan, masih proses,” tegas Partana.

Berita Terkait:  Forum Walidata Se-Bali Digelar di Tabanan, Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia

Relokasi pedagang ini menjadi bagian dari proyek besar penataan Jalan Gajah Mada dan revitalisasi Terminal Pesiapan dengan total anggaran mencapai Rp60 miliar. Rinciannya, Rp30 miliar dialokasikan untuk penataan jalan dan Rp30 miliar untuk revitalisasi terminal.

Adapun penataan Jalan Gajah Mada meliputi pavingisasi, pembangunan trotoar, hingga penataan kawasan Catur Muka. Proyek tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan awal Juni 2026 setelah proses tender rampung, dengan target penyelesaian akhir Desember 2026. (tmc/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI