Gubernur Koster Anugerahi 12 Seniman, Budayawan, Pengabdi Seni Penghargaan Adi Sewaka Nugraha

IMG-20260712-WA0141
Gubernur Bali, Wayan Koster yang menyerahkan langsung Penghargaan Adi Sewaka Nugraha pada acara penutupan Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar, Sabtu (11/7/2026)(Barometerbali/istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali, Wayan Koster memberikan Penghargaan Adi Sewaka Nugraha kepada 12 Seniman/Budayawan/Pengabdi Seni yang telah berjasa dalam penguatan seni tradisi, seni klasik, dan seni rakyat di Provinsi Bali.

Kedua belas Seniman/Budayawan/Pengabdi Seni ini, diantaranya bernama Cokorda Putra, ST., M.Si (Seniman Tari), I Nyoman Artana A.Ma, Pd (Seniman Undagi), I Ketut Tarka (Seniman Kerawitan), I Wayan Juana Adi Saputra,S.Sn (Seniman Tari), Wayan Arnawa (Seniman Seni Rupa), Jro Made Sariani (Seniman Drama Gong), I Putu Manudipa (Seniman Sastra Daerah), I Dewa Gede Darmayasa, S.Skar.,M.Fil.,H (Seniman Kerawitan), I Gusti Ngurah Artawan, S.Sn (Seniman Pedalangan),
Ni Made Kinten (Seniman Tari), I Dewa Gede Alit Saputra (Sastrawan), dan Dr. I Ketut Garwa, S.Sn., M.Sn (Seniman Kerawitan).

Berita Terkait:  Korban Melukat di Pantai Masceti Ditemukan Meninggal, Sempat Hilang Terseret Arus

Gubernur Bali, Wayan Koster yang menyerahkan langsung Penghargaan Adi Sewaka Nugraha pada acara penutupan Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar, Sabtu (11/7/2026) malam, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali memberikan apresiasi kepada para Seniman/Budayawan/Pengabdi Seni di Pulau Bali ini dengan bantuan dana sebesar Rp 50 juta, karena tanpa beliau – beliau ini, seni budaya Bali tidak bisa hidup berkelanjutan.

“Gubernur tidak bisa membuat karya seni, tetapi hanya bisa membuat kebijakan, akan tetapi kebijakan tanpa ada pelaku, tidak akan ada artinya. Jadi kita harus berterimakasih kepada pelaku seni budaya Bali, mereka sebagai pelestari yang memajukan seni budaya Bali harus kita apresiasi,” ujar Gubernur Koster.

Berita Terkait:  Rudenim Denpasar Gandeng RSJ Manah Shanti Mahottama, Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa bagi Deteni

Gubernur Bali dua periode ini menyampaikan rasa syukurnya, karena di Bali ini ada empat hal penting yang saling bersinergi selama sebulan penuh PKB. Pertama, pencipta karya seni, kedua ada pelaku seni yang menari sampai menabuh; ketiga ada partisipan seni (Gubernur, Bupati/Walikota melalui kebijakannya, red); dan empat ada penonton yang menikmati hasil karya seni.

Berita Terkait:  Puluhan UMKM Meriahkan Pekenan Galungan OJK Bali, Ribuan Canang Habis Diserbu Masyarakat

Sebagai penutup, Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini mengajak semua pemimpin di Bali harus utuh mencintai seni dan budaya Bali. Karena sebagai pemimpin di Bali, mesti membangun ekosistem budaya, dan mendorong para senimannya untuk terus berkarya.

Sebelumnya perlu diketahui, bahwa Penghargaan Adi Sewaka Nugraha adalah anugerah tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bali di masa kepemimpinan Gubernur Bali, Wayan Koster kepada para seniman, budayawan, dan pengabdi seni sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengorbanannya dalam melestarikan, mengembangkan, dan memajukan seni dan budaya Bali. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI