Menggugah Selera dan Jadi Favorit, Ini 4 Menu Sarapan yang Terkenal di Bali

BARO JULI F 17
Nasi Kuning Warung Kayu Manis. (barometerbali/dok.womanindonesia)

Barometerbali.com | Denpasar – Berbagai menu sarapan yang populer dapat Anda nikmati ketika berkunjung ke ‘Pulau Dewata’ Bali.

Bali merupakan pusat pariwisata, sebagai salah satu bukti yakni kunjungan wisatawan asing maupun wisatawan domestik ke Bali dari tahun ke tahun semakin meningkat.

Selain pariwisatanya, di Bali juga banyak terdapat berbagai macam kuliner yang menggiurkan dan menggugah selerah.

Terlebih saat di pagi hari ada berbagai macam kuliner yang dijajakan dipinggir jalan dan pas untuk dijadikan sebagai menu sarapan.

Simak beberapa kuliner yang dijadikan menu sarapan terkenal di Bali berikut ini.

1. Nasi Jinggo

Menu sarapan khas Bali yang pertama adalah Nasi Jinggo.

Makanan ini termasuk salah satu Nasi Campur Bali yang enak dan wajib untuk Anda coba saat berkunjung.

Banyak pula yang menyebut Nasi Jinggo atau Nasi Jenggo ini sebagai nasi kucingnya Bali karena ukuran porsinya yang kecil.

Makanan khas Bali satu ini sering menjadi alternatif hidangan yang diberikan saat upacara keagamaan, rapat, atau kegiatan tertentu

Biasanya Nasi Jinggo disajikan dengan menggunakan daun pisang dan berisi sejumlah lauk pauk seperti kering tempe, mie, dan suwiran ayam.

Berita Terkait:  Serupa tapi Tak Sama, Berikut Perbedaan Gudeg Jogja dan Solo yang Punya Ciri Khas Masing-masing

Tidak lupa pula tambahan serundeng dan potongan telur rebus yang membuat hidangan ini semakin nikmat.

Terkadang nasi yang digunakan diganti dengan nasi kuning atau lauknya menggunakan daging yang lain seperti sapi dan ikan.

Untuk Anda yang ingin makan Nasi Jinggo yang halal dan enak bisa coba datang ke Jl. Thamrin.

Warung Nasi Jinggo yang ada di sini jadi salah satu tempat yang menjual Nasi Jinggo halal dengan variasi nasi kuning.

Harga dari Nasi Jinggo ini pun sangat murah karena hanya berkisar antara Rp5.000,00 hingga Rp7.000,00 saja.

2. Nasi Kuning Warung Kayu Manis

Menu sarapan khas Bali yang kedua adalah Nasi Kuning Warung Kayu Manis.

Bagi yang masuk tim belum sarapan namanya kalau belum makan nasi, wajib banget memulai aktivitas dengan makanan yang memiliki kandungan karbohidrat tersebut.

Nasi memang menjadi pilihan menu yang tepat untuk memberikan energi sekaligus membuat Anda makin semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Bagi yang ingin mencoba kreasi menu nasi untuk sarapan yang mengenyangkan sekaligus lezat, Nasi Kuning Warung Kayu Manis wajib banget dicoba.

Berita Terkait:  Menjelajahi 5 Ikon Wisata Indonesia Paling Populer, dari Bali hingga Raja Ampat

Dengan isian telur, sambal goreng tempe, kacang, serta ayam menjadikannya menu sehat dan bergizi lengkap untuk memulai aktivitas sehari-hari.

3. Ayam Betutu

Menu sarapan khas Bali yang ketiga adalaah Ayam Betutu.

Makanan ini termasuk salah satu makanan khas Bali yang sudah sangat terkenal terutama di kalangan wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Betutu sendiri dalam bahasa Bali terdiri dari dua kata yakni ‘tutu’ yang berarti bakar dan ‘be’ yang berarti daging.

Sehingga secara harfiah ayam betutu memiliki arti daging ayam yang dibakar persis seperti proses pembuatannya.

Cara membuat Ayam Betutu sangat mudah terlebih jika Anda mengikuti resep Ayam Betutu yang ada di internet.

Hal terpenting yang perlu Anda siapkan pertama adalah base genep atau bumbu genep yang terdiri dari kemiri, lengkuas, dan lainnya.

Bumbu ini menjadi dasar hidangan yang akan membuat Ayam Betutu terasa nikmat dan lezat setelah dibakar di atas api sekam.

Anda bisa menemukan banyak Ayam Betutu dijual di berbagai tempat di Bali dan yang paling terkenal adalah Ayam Betutu Gilimanuk.

Berita Terkait:  Bali Perkuat Posisi sebagai Hub Bisnis Hindu Global, GHBC 2026 Hadirkan Delegasi dari 10 Negara

Anda bisa menikmati Ayam Betutu Gilimanuk yang bersertifikat halal di warung Ayam Betutu Bu Adi di Jl. Mutiara Gilimanuk.

Harga satu porsi Ayam Betutu utuh biasanya dibanderol dengan harga sekitar Rp90.000,00 lengkap dengan nasi sebakul dan lauknya.

4. Sate Lilit

Menu sarapan khas Bali yang keempat adalah Sate lilit.

Ini merupakan makanan khas Bali yang cukup unik, karena jika biasanya kita menemui sate dengan daging yang ditusuk pada batang bambu, sate ini cukup unik karena dagingnya dililitkan pada tusuk yang pipih.

Daging untuk sate biasanya di giling sampai halus dan kemudian dicampur dengan bumbu-bumbu seperti di atas.

Setelah dililitkan pada batang bambu, sate kemudian dibakar hingga matang.

Sate lilit enak dihidangkan dengan nasi atau lontong.

Sate lilit banyak tersedia di seluruh wilayah Bali dengan harga mulai dari Rp 15.000 per porsi.

Itulah beberapa daftar menu sarapan khas Bali yang wajib Anda cicipi ketika liburan ke ‘Pulau Dewata’ ini. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI