Bank BPD Bali Perkuat Sinergi Pemegang Saham, Aset Rp44 Triliun lebih, Laba Tembus Rp945 Miliar

Screenshot_20260911_080558_Photo Editor
Kolaborasi antara manajemen dan pemegang saham yang dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Badung Adi Arnawa dinilai menjadi salah satu penopang pertumbuhan positif Bank BPD Bali hingga kuartal III 2026. (Barometer Bali/BPD Bali/Red)

Barometer Bali | Denpasar – Bank BPD Bali memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah selaku pemegang saham untuk menghadapi dinamika ekonomi dan tantangan industri perbankan. Langkah tersebut dibahas dalam rapat bersama pemegang saham di Kantor Pusat Bank BPD Bali.

Pertemuan itu membahas kinerja perseroan hingga Agustus 2026, evaluasi berbagai isu strategis perbankan, antisipasi faktor eksternal, serta perumusan kebijakan pengembangan bisnis. Kolaborasi antara manajemen dan pemegang saham dinilai menjadi salah satu penopang pertumbuhan positif Bank BPD Bali hingga kuartal III 2026.

Kinerja tersebut sekaligus mempertegas komitmen Bank BPD Bali dalam mendukung perekonomian daerah, sejalan dengan visi transformasi Ekonomi Kerthi Bali dan program Asta Cita pemerintah pusat.

Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma menyampaikan apresiasi atas dukungan dan arahan strategis dari Gubernur Bali serta seluruh kepala daerah sebagai pemegang saham.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan arahan strategis dari Bapak Gubernur beserta seluruh pimpinan daerah selaku pemegang saham. Diskusi dan masukan dalam rapat hari ini menjadi pedoman penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat fondasi bisnis Bank BPD Bali agar lebih adaptif dalam menghadapi dinamika ekonomi ke depan,” ungkap Sudharma.

Berita Terkait:  Satgas PASTI Setop Investasi Kripto Ilegal YWWSDC dan RTHAE

Hingga Agustus 2026, aset Bank BPD Bali tumbuh 6,05 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) menjadi Rp44,164 triliun, melampaui target yang ditetapkan. Modal inti juga meningkat 21,08 persen menjadi Rp6,253 triliun, dengan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) berada pada level 30,59 persen.

Kepercayaan masyarakat tercermin dari penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp36,317 triliun atau tumbuh 4 persen secara tahunan. Kualitas pendanaan juga semakin efisien, ditandai dengan pertumbuhan giro sebesar 13,65 persen dan tabungan yang tetap stabil.

Kondisi itu mendorong rasio dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) mencapai 66,47 persen. Sementara rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) tercatat sebesar 59,29 persen.

Efisiensi operasional dan pendanaan turut menopang profitabilitas perseroan. Bank BPD Bali membukukan laba Rp945 miliar, tumbuh 8,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berita Terkait:  LPD Desa Adat Sarimertha Perluas Layanan Digital, Krama Kini Bisa Bayar Tagihan hingga Top Up E-Wallet

Berdasarkan Laporan Publikasi Keuangan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan per Juli 2026, laba Bank BPD Bali menempati posisi kedua terbesar di antara 10 Bank Pembangunan Daerah di Indonesia dengan aset yang masuk kelompok enam besar.

Fungsi intermediasi juga terus diperkuat. Total kredit yang disalurkan tumbuh 7,03 persen menjadi Rp26,201 triliun.

Penyaluran kredit tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi sektor produktif dan masyarakat Bali.

Kredit untuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tumbuh 14,52 persen menjadi Rp14,154 triliun. Komposisi kredit produktif kini mencapai 62,39 persen dari keseluruhan portofolio kredit.

Penyaluran kredit modal kerja dan investasi yang melampaui target menunjukkan komitmen Bank BPD Bali dalam memfasilitasi pelaku usaha lokal. Dukungan pembiayaan tersebut diharapkan mendorong pengembangan usaha, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pertumbuhan kredit tetap disertai penerapan prinsip kehati-hatian. Hal itu terlihat dari rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) gross yang terjaga pada level 1,03 persen, sedangkan rasio Loan at Risk (LaR) tercatat 3,30 persen.

Berita Terkait:  PLN Diskon Tambah Daya 50 Persen

Melalui fundamental keuangan yang sehat, efisiensi operasional, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah, Bank BPD Bali berkomitmen mempertahankan perannya sebagai mitra strategis dalam mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bali.

Informasi produk dan layanan Bank BPD Bali dapat diakses melalui www.bpdbali.co.id serta kanal media sosial resmi di Instagram bankbpdbali, Facebook Bank BPD Bali, TikTok @bpdbaliofficial, X bpdbaliofficial, dan YouTube Bank BPD Bali. Masyarakat juga dapat menghubungi BPD Bali Call 1500-844.

Bank BPD Bali merupakan lembaga keuangan yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia serta menjadi peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.

Disclaimer: Informasi kinerja keuangan Bank BPD Bali 2026 mencerminkan kinerja masa lalu dan tidak menjamin pencapaian yang sama atau lebih baik pada masa mendatang. Perubahan kondisi ekonomi dan industri dapat memengaruhi hasil. Konsumen diimbau memahami setiap risiko. (Red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI