Wawali Arya Wibawa Dorong Penguatan Pelayanan dan Transformasi Digital Perumda Tirta Sewakadarma

IMG-20260918-WA0085_WTJ10MvZ10
KUNKER PEMKOT DENPASAR - Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Kota Denpasar, Jumat (18/9). (Barometer Bali/Rah/esa)

Barometer Bali | Denpasar – Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mendorong Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Kota Denpasar untuk terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan profesionalisme, serta mengakselerasi transformasi digital dalam mendukung tata kelola perusahaan yang semakin efektif dan adaptif.

Hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Kota Denpasar, Jumat (18/9). Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Pemkot Denpasar dalam melakukan monitoring dan penguatan kinerja perusahaan daerah yang menjadi ujung tombak pelayanan publik.

Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta, jajaran Dewan Pengawas, Direksi Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma, serta pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar.

Dalam arahannya, Wawali Arya Wibawa mengatakan Pemkot Denpasar terus mengintensifkan kunjungan ke perusahaan daerah. Sebelumnya agenda serupa telah dilaksanakan di Perumda Pasar Sewakadarma dan Perumda Bhukti Praja Sewakadarma.

Menurutnya, perusahaan daerah memiliki peran strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat sekaligus menjadi representasi Pemerintah Kota Denpasar dalam memberikan pelayanan publik.

“Perusahaan daerah ini mewakili wajah Pemerintah Kota Denpasar dan menjadi garda terdepan yang langsung bertemu dengan masyarakat. Untuk itu kami memberikan perhatian terhadap pertemuan hari ini, terutama untuk melihat dan memperbaiki apabila masih diperlukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Arya Wibawa.

Berita Terkait:  Bangli Dorong Transformasi Digital Terintegrasi, Enam Inovasi Strategis Diluncurkan

Ia juga menekankan pentingnya memastikan setiap program berjalan sesuai timeline yang telah ditetapkan. Selain itu berbagai bentuk kerja sama dengan pihak terkait maupun isu yang berkembang di lapangan perlu dipetakan secara jelas agar dapat ditindaklanjuti secara terukur.

“Untuk hal-hal teknis agar dikoordinasikan dengan baik, apa saja program yang akan dikerjakan dan kemudian disinergikan melalui rapat lintas perangkat daerah. Dengan demikian setiap program dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Arya Wibawa menegaskan pentingnya penguatan Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma melalui penerapan nilai integritas, profesionalisme, dan transformasi digital.

Integritas, kata Arya Wibawa, harus terus dijaga melalui sikap bersih, jujur, beretika, netral, dan dapat dipercaya. Sementara profesionalisme diwujudkan dengan terus meningkatkan kompetensi, kedisiplinan, kecepatan dalam bekerja, serta kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan.

“Transformasi digital juga harus diperkuat. Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus menjadi penggerak transformasi digital pemerintahan dan pelayanan publik,” tegasnya.

Selain itu, Wawali Arya Wibawa meminta agar data historis pengaduan masyarakat dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas kinerja dan kualitas pelayanan.

“Data pengaduan masyarakat harus menjadi bahan evaluasi. Dari sana kita bisa melihat apa yang perlu diperbaiki dan bagaimana meningkatkan pelayanan. Mari kita bangun Kota Denpasar dengan tulus dan ikhlas berlandaskan spirit Vasudhaiva Kutumbakam. Tulus kita bekerja dan terus berinovasi agar nantinya dapat meninggalkan legacy yang baik,” tutupnya.

Berita Terkait:  Puncak Yadnya Massal Desa Adat Kwanji, Bupati dan Wabup Badung Komit Dukung Tradisi Adat dan Agama

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta mengapresiasi berbagai capaian Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma. Hal tersebut tercermin dari hasil penilaian sejumlah kementerian yang menempatkan perusahaan dalam kategori baik, serta hasil survei kepuasan pelanggan yang menunjukkan tren positif.

Ia mengatakan salah satu hal yang perlu terus diperkuat adalah cakupan layanan melalui sinergi dan kolaborasi lintas perangkat daerah.

“Sekiranya ada hal-hal yang perlu disampaikan, terutama terkait posisi dan bagaimana cakupan layanan kita, diharapkan sinergi serta kolaborasi lintas OPD dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ida Bagus Alit Adhi Merta menambahkan terdapat sejumlah indikator kinerja yang perlu menjadi perhatian bersama, di antaranya memastikan pasokan air tetap mencukupi, distribusi berjalan lancar, serta kualitas air tetap terjaga. Menurutnya, kualitas air memiliki keterkaitan dengan berbagai isu kesehatan masyarakat, termasuk upaya penanganan stunting.

“Selain itu, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan, terutama kecepatan dalam merespons pengaduan masyarakat. Standar penanganan pengaduan perlu diperkuat dan menjadi komitmen bersama. Perumda Tirta Sewakadharma juga harus terus menjaga status sebagai perusahaan yang sehat,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma Kota Denpasar I Putu Yasa dalam laporannya menyampaikan kondisi terkini perusahaan per Agustus 2026. Saat ini jumlah pelanggan mencapai 92.600 sambungan rumah (SR) dengan jam operasional layanan selama 24 jam.

Berita Terkait:  Digagas 2019, Proyek Strategis Pelabuhan Pengambengan Groundbreaking Akhir September Ini

“Untuk kapasitas produksi terdiri dari sumur bor sebanyak 19 unit dengan kapasitas 356,07 liter per detik, air permukaan dengan total kapasitas 871,79 liter per detik, serta kerja sama pengaliran dengan SPAM Regional dengan kapasitas 107,2 liter per detik,” terang Putu Yasa.

Terkait penilaian dari sejumlah kementerian, Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma berada dalam kategori baik. Hal tersebut sejalan dengan hasil survei kepuasan pelanggan yang terus meningkat. Pada tahun 2026, indeks kepuasan pelanggan tercatat sebesar 82,3 atau berada dalam kategori baik.

Sementara hasil penilaian Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) tahun 2024 oleh Perwakilan BPKP Provinsi Bali menunjukkan nilai 80,33 persen dengan simpulan efektivitas “Berubah”.

Penilaian tersebut mencakup sejumlah pilar dan indikator, di antaranya kapabilitas pengelolaan risiko korupsi, penerapan strategi pencegahan, serta penanganan kejadian korupsi.

“Selain itu, kami juga terus menjalankan berbagai program, di antaranya program peningkatan produksi, program transmisi dan distribusi, serta program peningkatan cakupan pelayanan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Denpasar,” ujar Putu Yasa. (esa/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI