Bandara Ngurah Rai Layani 17,6 Juta Penumpang dalam Sembilan Bulan

Screenshot_20261013_183546_InCollage - Collage Maker
SUASANA PENUMPANG - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali melayani 17,6 juta penumpang selama periode Januari hingga September 2026. (Barometer Bali/Red)

Barometer Bali | Mangupura – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali melayani 17,6 juta penumpang selama periode Januari hingga September 2026. Capaian ini menunjukkan tingginya mobilitas penerbangan menuju dan dari Pulau Dewata, dengan rata-rata sekitar 64 ribu penumpang setiap hari.

Berdasarkan data PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), dari total penumpang tersebut, sebanyak 11,3 juta merupakan penumpang internasional dan 6,2 juta penumpang domestik.

Pada periode yang sama, Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat sekitar 105 ribu pergerakan pesawat, terdiri atas 56,9 ribu pergerakan penerbangan internasional dan 48,6 ribu domestik.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, mengatakan pihaknya terus memperkuat kesiapan fasilitas, personel, serta operasional bandara untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna jasa.

Berita Terkait:  YLPK Bali Serukan Stop Diskriminasi Wisatawan Asing dan Nusantara

Menurutnya, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas di tengah tingginya aktivitas penerbangan.

“Bandara merupakan salah satu simpul utama dari pengalaman perjalanan para wisatawan di Pulau Bali. Karena itu, kami berupaya menghadirkan layanan sepenuh hati, yang tidak hanya andal secara operasional, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi setiap pengguna jasa,” ujar Nugroho Jati dalam keterangan resmi, Selasa (13/10/2026).

Jakarta dan Singapura Jadi Rute Tersibuk
Dari sisi penerbangan domestik, rute Jakarta menjadi yang tersibuk dengan jumlah penumpang mencapai 2,7 juta orang sepanjang Januari–September 2026.
Posisi berikutnya ditempati rute Surabaya dengan 973 ribu penumpang, Labuan Bajo 446 ribu, Lombok Praya 356 ribu, dan Makassar 328 ribu penumpang.

Berita Terkait:  Founder DuaSisi Project Benny Subawa Inisiasi Dialog Akademik UMP 

Sementara itu, Singapura menjadi rute internasional dengan jumlah penumpang terbanyak, mencapai dua juta orang. Disusul Kuala Lumpur sebanyak 1,1 juta penumpang, Perth 900 ribu, Melbourne 828 ribu, dan Sydney 652 ribu penumpang.
Data tersebut memperlihatkan kuatnya konektivitas Bali dengan berbagai kota besar di Indonesia maupun sejumlah pusat perjalanan internasional.

Australia Dominasi Wisatawan Mancanegara

Australia masih menjadi negara asal wisatawan mancanegara (wisman) dengan jumlah kedatangan terbanyak ke Bali, yakni mencapai 1,3 juta orang.

Berita Terkait:  Kodam Baru Dibentuk di NTB dan NTT, Udayana Kini Fokus di Bali

Berikutnya, wisatawan asal China tercatat sebanyak 474 ribu orang, India 406 ribu, Britania Raya 234 ribu, dan Korea Selatan 226 ribu orang.

Sementara itu, kinerja penumpang pada triwulan III 2026 juga menunjukkan tren peningkatan. Sepanjang Juli–September, Bandara Ngurah Rai melayani 6,6 juta penumpang, naik 16 persen dibandingkan triwulan II yang mencapai 5,9 juta penumpang.

Nugroho Jati menegaskan, koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat untuk menjaga kelancaran operasional dan mengantisipasi perubahan pola pergerakan penumpang.
Dengan capaian tersebut, Bandara I Gusti Ngurah Rai tetap menjadi salah satu pintu utama mobilitas masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Bali. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI