Barometer Bali | Jembrana – Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan tidak berjuang sendirian menghadapi persoalan hidup maupun musibah. Komitmen tersebut ditunjukkan Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, bersama Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat turun langsung meninjau calon penerima program bedah rumah sekaligus menyerahkan bantuan sosial bagi warga korban kebakaran di Kabupaten Jembrana, Rabu (5/11).
Kunjungan kerja tersebut menjadi wujud nyata sinergi Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam mempercepat penanganan persoalan sosial, meningkatkan kualitas hunian masyarakat, serta memberikan perlindungan kepada warga yang tertimpa bencana.
Lokasi pertama yang dikunjungi yakni Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara. Di tempat ini, Wagub Giri Prasta bersama Bupati Kembang Hartawan meninjau langsung kondisi rumah milik I Dewa Ayu Putu Mega Ariantini yang menjadi salah satu calon penerima program bantuan bedah rumah melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali.
Berdasarkan hasil peninjauan, kondisi rumah tersebut dinilai sudah sangat memprihatinkan dan tidak layak huni.
Karena itu, perbaikan mendesak diperlukan agar penerima bantuan dapat menempati rumah yang lebih sehat, aman, dan memenuhi standar kelayakan. Untuk mendukung perbaikan hunian tersebut, Pemprov Bali mengalokasikan bantuan stimulan sebesar Rp 75 juta melalui program BKK.
Dalam kesempatan itu, Wagub Giri Prasta menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh pihak dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, serta seluruh unsur masyarakat.
“Astungkara, semua masalah tidak bisa kita selesaikan sendiri, dan tiang yakin semua masalah ada solusinya,” ujar Giri Prasta.
Usai meninjau calon penerima program bedah rumah, rombongan melanjutkan kegiatan dengan menyerahkan bantuan sosial kepada warga yang menjadi korban musibah kebakaran. Penyerahan bantuan dipusatkan di kediaman I Ketut Sumerta, Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya.
Adapun bantuan yang disalurkan diberikan kepada tiga warga terdampak kebakaran. I Ketut Sumerta dari Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, menerima bantuan sebesar Rp 23 juta. Selanjutnya, Ammad Kurniawan dari Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, memperoleh bantuan Rp 25 juta. Sementara itu, I Kade Dwi Lokawijaya dari Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, menerima bantuan sebesar Rp 50 juta.
Giri Prasta mengatakan, bantuan tersebut merupakan implementasi program Gubernur Bali dalam penanganan bencana dan persoalan sosial yang membutuhkan kehadiran pemerintah secara cepat.
Menurutnya, Pemprov Bali melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersinergi dengan Pemkab Jembrana untuk memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan sesuai tingkat kerugian dan kondisi di lapangan.
“Ini merupakan wujud implementasi program Bapak Gubernur Bali, salah satunya terkait penanganan bencana. Kami atas nama Pemerintah Provinsi Bali bersama BPBD, yang difasilitasi penuh oleh Bupati Jembrana, berupaya agar masyarakat yang mengalami musibah kebakaran maupun bencana lainnya bisa mendapatkan bantuan sesuai hasil analisis kondisi di lapangan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerintah harus hadir ketika masyarakat mengalami kesulitan. Bantuan yang diberikan juga disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kerugian yang dialami warga.
“Saya turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat. Pemerintah harus hadir untuk membantu masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Gubernur Bali beserta jajaran Pemprov Bali atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Jembrana.
Menurutnya, sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kekuatan penting dalam mempercepat penanganan berbagai persoalan sosial, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan mendesak.
“Suksema Pak Wakil Gubernur Bali atas perhatian dan dukungannya yang luar biasa terhadap warga Jembrana. Kehadiran dan bantuan ini menjadi motivasi besar bagi kami di daerah untuk terus bergerak cepat melayani masyarakat,” ujar Kembang.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemkab Jembrana berharap berbagai program pengentasan kemiskinan ekstrem, penyediaan rumah layak huni, hingga penanganan tanggap darurat bencana dapat berjalan semakin optimal. (pro/rah)











