Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) membuka “9 Ball Tournament” ditandai dengan sodokan bola biliar, di RBC Renon, Denpasar, Jumat (27/1/2023). Foto: gm fkppi/bali/bjk
Denpasar | barometerbali – Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (GM FKPPI) Provinsi Bali menggelar turnamen biliar “9 Ball Tournament” di RBC Renon, Denpasar, Jumat (27/1/2923).
Kegiatan ini merupakan salah satu program GM FKPPI Bali untuk menjaring bakat generasi muda, bahkan diikuti pula Warga Negara Asing (WNA), yang diselenggarakan serangkaian peringatan ulang tahun ke-44 GM FKPPI.
“Ada 128 peserta yang mengikuti turnamen ini. Peserta berasal dari Bali, Lombok, Banyuwangi dan bahkan ada peserta orang asing asal Belgia dan Belanda,” ungkap Ketua GM FKPPI, Didik Supriyadi di lokasi acara.
Didik mengatakan turnamen ini digelar serangkaian ulang tahun ke-44 GM FKPPI yang jatuh pada tanggal 12 September. Karena kebetulan pada waktu bulan-bulan tersebut ritme dari kegiatan organisasinya cukup banyak.
“Ini akan menjadi kegiatan rutin. Karena memang penyelenggaraan terkait perlombaan biliar kan tidak pernah terselenggara untuk pemula. Jadi Kita mulai dengan awalnya pemula untuk mencari bibit baru yang nanti kedepan akan ada seleksi selanjutnya,” terangnya.
Peserta yang berhasil menjadi juara akan mendapatkan apresiasi piala dan uang pembinaan senilai puluhan juta rupiah.
“Mudah-mudahan setelah ada dukungan penuh dari Gubernur Bali, yang diwakili Cok Ace (Wakil Gubernur Bali) bahwasanya ini adalah olahraga yang ada di tingkat bawah dan bahwa olahraga ini gemanya internasional. Harapan kita bisa mendapat satu bibit atlet biliar yang muncul dari Bali baik untuk nasional maupun internasional,” tandasnya.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang hadir sekaligus membuka turnamen tersebut menyampaikan apresiasinya dan berharap kegiatan ini akan melahirkan atlet-atlet yang dapat mengharumkan nama Bali di nasional bahkan internasional.
“Kami Pemerintah Provinsi Bali mengapresiasi atas terselenggaranya turnamen ini. Kalau dari segi peminat ini luar biasa. Apalagi kalau melihat Biliar sudah sampai ke desa-desa sekarang. Ini merupakan momentum yang sangat bagus,” ucap Cok Ace, panggilannya.
Lebih lanjut, Cok Ace mengatakan olahraga ini sangat potensial dikembangkan, karena fasilitas yang dibutuhkan relatif mudah, tidak membutuhkan tempat yang luas dan banyak generasi muda yang menyukainya, sehingga ke depannya kata Cok Ace, harus didorong.
“Pertama untuk mencari atlet-atlet biliar yang lebih baik untuk bisa muncul. Kedua memberikan ruang lebih banyak untuk pembinaan-pembinaan pada ajang lebih tinggi kita bisa siap ke depannya. Harapan kita untuk pelaksanaan hari ini akan melahirkan atlet-atlet biliar yang bagus untuk menghasilkan prestasi tidak hanya di Bali tapi nasional maupun internasional,” pungkas Cok Ace. (BB/501)











