Ray Misno Berpulang, Diaben 18 Agustus

Foto: Caleg nomor urut 2 DPRD Provinsi Bali-Dapil Denpasar alm I Made Gede Ray Misno (53) saat mengunggah status di akun Facebook-nya dari kantor KPU Bali, Jumat (11/8/2023). (Sumber: FB Ray Misno)

Tabanan | barometerbali – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Denpasar dua periode, 2003-2008 dan 2008-2013, Made Gede Ray Misno (53) meninggal dunia pada Hari Raya Kuningan, di RSUD Tabanan, Sabtu (12/8/2023) pukul 06.30 Wita. Diduga Ray Misno menghembuskan nafas terakhir akibat serangan jantung.

Kabar berpulangnya Wakil Ketua DPD Gerindra Bali ini mengagetkan banyak sahabatnya apalagi keluarganya, bahkan pada pagi harinya sempat mengirimkan ucapan “Selamat Hari Raya Kuningan”, ke beberapa teman dan koleganya di media sosial sekitar pukul 05.33 Wita. Almarhum selama ini, tak memiliki masalah dengan kesehatan dan rajin berolahraga.

Berita Terkait:  Maestro Gambelan dan Tari Bali I Gusti Kompiang Raka Berpulang

Caleg Partai Gerindra nomor urut 2 DPRD Provinsi Bali, Dapil Denpasar ternyata sehari sebelumnya sempat mengunggah status di akun Facebook (FB)-nya.

“GERINDRA tertib administrasi, siap menyambut kemenangan Pemilu 2024. Saya, I Made Gede Ray Misno, ST., MSi caleg nomor urut 2 DPRD Provinsi Bali-Dapil Denpasar,” tulis Ray Misno, Jumat (11/8/2023).

Kepada awak media kakak kandung almarhum, Ni Luh Putu Sri Widhiastuty (54), menuturkan Ray Misno bangun dari tempat tidurnya pada Sabtu (12/8/2023) pukul 05.30 Wita dan mengambil air hangat beserta kopi yang sudah disiapkan istrinya. Ia sempat menyeruput air hangat, lalu kembali ke dalam kamarnya sambil membawa kopi. Namun belum sempat meminum kopinya, dari dalam kamar Ray Misno mengeluh “nyele ati” atau perasaan tidak enak di dadanya.

Berita Terkait:  Museum Majapahit Tanah Lot Hadirkan 20 Zona Atraktif dengan Teknologi AR dan Koleksi Arca Asli

“Karena dia bilang begitu, istrinya mengajaknya ke dokter dan diiyakan,” ungkap Sri kepada wartawan saat ditemui di rumah duka, Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Di sisi lain istri almarhum, Ni Wayan Sunihati kepada awak media juga menegaskan suaminya tak pernah menderita penyakit yang tergolong parah namun terakhir sempat menyatakan dadanya sesak.

“Suami saya nggak ada sakit, tapi sekitar satu setengah bulan yang lalu sempat mengeluh sesak, tapi diajak ke rumah sakit nggak mau,” kata Sunihati, Sabtu, (12/8/2023)

Namun dengan kondisi yang dialami suaminya, seluruh anggota keluarga segera membopongnya ke mobil untuk dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan. Ray Misno sempat mendapatkan pertolongan berupa pacu jantung selama sekitar 20 menit. Namun tindakan pertolongan itu tidak bisa menyelamatkannya. Ray Misno yang juga dosen tetap di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stispol) Wira Bhakti Denpasar ini dinyatakan meninggal dunia pukul 06.30 Wita.

Berita Terkait:  Dr.dr Andre Yulius Ungkapkan Kenangan Bersama Almarhum Adi Sutarwijono Selama Menjadi Ketua DPRD Kota Surabaya

Jenazah almarhum dibawa dari Rumah Sakit Tabanan menuju ke rumah duka di Jl. Ir. Soekarno, Banjar Anyar, Kediri Sabtu (12/8/2023) pukul 16.00 Wita.

“Jenazah suami saya dibawa pulang jam 4 sore hari ini (Sabtu, 12 Agustus 2023, red). Upacara pengabenan akan digelar tanggal 18 Agustus 2023 di Setra Desa Adat Sanggulan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan,” tutup Sunihati.

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI