Songsong Indonesia Emas, Dirjen PP Dorong Daerah Untuk Ciptakan Peraturan Yang Berkualitas Melalui Proses Pengharmonisasian

Foto: Rapat Koordinasi, Bimbingan Teknis, dan Pembinaan Perancang Peraturan Perundang-Undangan Di Daerah TA 2024 di Hotel DoubleTree Surabaya, Kamis (2/5/2024). (Sumber: BB/Redho).

Surabaya| barometerbali – Kemenkumham RI melalui Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan terus berupaya untuk mewujudkan penataan regultasi yang baik dan berkualitas. Karenanya pada Kamis (2/5/2024) digelar Rapat Koordinasi, Bimbingan Teknis, Dan Pembinaan Perancang Peraturan Perundang-Undangan Di Daerah TA 2024 di Hotel DoubleTree Surabaya.

Hadir secara langsung yaitu Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Asep Nana Mulyana yang didampingi Kakanwil Jatim Heny Yuwono dan Para Pimti Pratama Kanwil Jatim.

Berita Terkait:  Bali Darurat Narkoba, Koster Serukan Gerakan Masif Berbasis Desa Adat

Dalam sambutannya Dirjen PP menerangkan bahwa upaya untuk mewujudkan reformasi hukum dan penataan regulasi, salah satunya dengan menciptakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah yang baik dan berkualitas melalui proses pengharmonisasian.

Pengharmonisasian itu sendiri yaitu upaya untuk menyelaraskan, menyesuaikan, memantapkan dan membulatkan konsepsi suatu rancangan peraturan perundang-undangan dengan peraturan perundang-undangan lain.

“Baik yang lebih tinggi, sederajat, maupun yang lebih rendah, dan hal-hal lain selain peraturan perundang-undangan, sehingga tersusun secara sistematis, tidak saling bertentangan overlapping,” urainya.

Berita Terkait:  Longsor Tutup Jalan Kabupaten Andonosari–Janjangwulung, Akses Sempat Terganggu

Mengambil tema “Sinergitas Lembaga Pembentukan Regulasi Di Daerah Dalam Mewujudkan Supremasi Hukum Yang Berkeadilan Bagi Masyarakat Menuju Indonesia Emas” menurut Dirjen PP sangatlah tepat. Karena, lanjutnya, Indonesia Emas bukan hanya sekedar Visi, tetapi juga tujuan yang sangat menginspirasi bagi kita semua. “Sesuai dengan tagline kami yaitu Peraturan Yang BerKualitas Dan Berintegritas Menuju Indonesia Emas,” tukasnya.

Sementara itu Kakanwil Jatim menyampaikan bahwa hukum menjadi landasan untuk memastikan masyarakat memiliki kepercayaan pada sistem dan merasa dilindungi. “Dan mendapatkan hak-haknya secara adil seadil-adilnya,” terangnya.

Berita Terkait:  Catut Nama Oknum Polisi, Ajik T Diduga Lakukan Pemerasan Berkedok Pengurusan Sengketa Tanah di Mengwi

Dan hal tersebut dapat terwujud apabila terjadi sinergitas antar lembaga pembentukan regulasi di daerah. Setiap lembaga dan instansi pemerintah tentunya memiliki karakteristik, kebutuhan dan tantangan unik yang memerlukan pendekatan yang spesifik.

“Integritas, transparansi, dan partisipasi publik (meanaingfull participation) adalah pilar utama yang harus dipegang teguh oleh semua pihak yang terlibat dalam Proses Pembentukan Regulasi,” terangnya.

Reporter: Redho

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI