Wabup Edi Berikan Pemahaman Pasar Ekspor ke Pelaku Usaha

Ket Foto: Wabup Tabanan Edi Wirawan, SE usai menyampaikan strategi bisnis bagi pengerajin gerabah, genteng dan keramik di Pejaten, Jumat, (22/10/2021)

Tabanan | barometerbali – Komitmen mempercepat terwujudnya visi dan misi yang menjadi skala prioritas di Kabupaten Tabanan yakni salah satunya infrastruktur jalan, dibangun secara berkelanjutan di Kabupaten Tabanan. Kali ini, jalan yang mendapat atensi dari Pemerintah Kabupaten Tabanan adalah peng-hotmix-kan ruas jalan lingkar Pejaten, Kecamatan Kediri yang pembangunannya ditinjau langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Tabanan I Made Wirawan, S.E., Jumat, (22/10/2021) didampingi oleh OPD terkait.

Di samping itu, ia juga menilik keberadaan pengrajin gerabah, keramik, genteng dan bata merah di Pejaten. Oleh karenanya Wabup Edi berkunjung ke Kantor Desa Pejaten untuk memberikan pemahaman dan motivasi industri kepada pelaku usaha tersebut. “Kita lihat semua usaha di Pejaten ini sangat luar biasa. Potensi desa ini dalam produksi gerabah, keramik dan genteng ini sangat luar biasa dengan inovasi-inovasi pengrajinnya luar biasa dan perlu terus dikembangkan,” cetusnya.

Berita Terkait:  Wagub Giri Prasta Hadiri Perayaan Imlek Bersama INTI Bali, Tegaskan Harmoni Tionghoa dan Bali Selaras Visi Pembangunan Bali

Wakil Bupati Tabanan yang mempunyai latar belakang seorang pengusaha ini dengan lugas memberikan pemahaman dan penyuluhan kepada para pelaku usaha tentang strategi pemasaran agar menembus pasar ekspor. “Saya selaku pemerintah di Kabupaten Tabanan memotivasi dengan harapan ke depannya para pelaku usaha mampu mengembangkan produknya dengan lebih baik lagi. Kelemahan-kelemahan pemasaran kita pelajari, kita uji kualitasnya agar bagus dan mampu memasarkan hingga go international. Itu yang kita lakukan di pemerintahan,” harapnya.

Berita Terkait:  Koster Upayakan Insentif Pecalang Se-Bali, Target 2027–2028

Terkait permasalahan bahan baku berupa tanah liat Pejaten yang kian menipis, Wabup Edi akan melakukan survey agar mendapatkan kualitas tanah yang sama baiknya dengan yang di Pejaten. “Kualitas tanah liat di Pejaten sangat baik, dan untuk mengatasi kelangkaan bahan baku kita akan melakukan survey di daerah lain untuk menemukan jenis tanah liat yang berkualitas seperti di Pejaten ini. Tentu kita lihat juga yang memang peruntukannya merupakan lahan Galian C,” paparnya.

Berita Terkait:  Diduga Sopir Kurang Konsentrasi, Truk Hino Picu Kecelakaan Beruntun di Jalur Denpasar–Gilimanuk

Ditanya tentang harapannya kepada para pengrajin setempat, Wabup Edi menegaskan tiga hal yang perlu diperhatikan. “Produksi, kualitas dan pemasaran. Penetapan harga yang standar juga perlu. Pengrajin jika sudah bersatu maka kita jadikan di masing-masing rumah tangga dapat dibentuk home-home industry” tandasnya.

Ditambahkan, ia juga sedang mempersiapkan Desa Wisata Pejaten menjadi sentra pengolahan kerajinan gerabah, keramik dan genteng. “Kita siapkan infrastruktur jalan, dan memberikan arahan kepada masyarakat untuk selalu berinovasi sehingga siap menjadi desa wisata yang berkualitas dan menjadi paket wisata,” pungkas Wabup Edi. (BB/504)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI