Koster-Giri Korbankan Jadwal Padat untuk Dialog Kebangsaan, tapi Dikecewakan Ketidakhadiran Mulia-PAS

Foto: Calon Gubernur Bali, Wayan Koster. (barometerbali/213)

Denpasar | barometerbali – Kegagalan terlaksananya Dialog Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Undiknas dan ISI Denpasar menjadi antiklimaks bagi masyarakat yang menantikan diskusi terbuka dari kedua pasangan calon gubernur Bali. 

Di balik pembatalan ini, publik menyayangkan sikap Mulia-Pas yang tidak hadir, terlebih ketika Koster-Giri sudah siap dan meluangkan waktu di tengah jadwal kampanye yang padat.

Sikap Koster-Giri yang tetap menunjukkan rasa hormat tinggi terhadap undangan mahasiswa dan akademisi patut diapresiasi. 

Berita Terkait:  Kaesang Lantik Pengurus PSI se-Bali, Tekankan Kontribusi Nyata bagi Masyarakat

Di tengah rangkaian agenda kampanye yang sibuk, mereka tetap berkomitmen untuk hadir dan menyampaikan visi serta program pembangunan Bali. 

Sayangnya, absennya Mulia-Pas bukan hanya mengganggu acara, tetapi juga menciptakan kesan bahwa paslon 01 enggan menghadapi forum kritis yang menuntut transparansi dan kesiapan berdialog.

Pembatalan ini tak hanya merugikan publik yang ingin mendengar pemaparan langsung, tapi juga menunjukkan siapa sebenarnya yang siap berdialog terbuka dengan masyarakat Bali. 

Berita Terkait:  PAC dan Ranting Gerindra Surabaya Serempak Gelar HUT ke-18, Penuh Khidmat dan Kebersamaan

Koster-Giri, yang sudah mempersiapkan materi dengan matang dan antusias untuk menyampaikan pandangan terkait kebangsaan dan pembangunan berkelanjutan, justru harus menghadapi ketidakseriusan rivalnya.

Ketika Koster-Giri rela mengorbankan jadwal padat demi menjawab permintaan dialog dari mahasiswa, sikap menghindar Mulia-Pas semakin memperkuat kesan bahwa mereka tidak siap untuk menghadapi pertanyaan publik. 

Dalam momen seperti ini, publik bisa menilai siapa yang benar-benar siap memimpin Bali, siapa yang hadir dengan program konkret, dan siapa yang hanya mengandalkan retorika tanpa keberanian berdialog langsung.

Berita Terkait:  Kuasa Hukum: Penetapan Tersangka Made Daging tak Sah, Gunakan Pasal Kedaluwarsa

Dengan batalnya acara ini, publik Bali hanya bisa berharap Mulia-Pas tidak akan terus-menerus menghindar di forum berikutnya. Sebab, pemimpin sejati tidak hanya dituntut untuk memiliki visi, tetapi juga keberanian untuk memaparkannya secara terbuka kepada masyarakat.

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI