Foto: Dosen ITB STIKOM Bali I Made Suandana Astika Pande, S.Kom., M.Kom., (tengah kemeja putih) menerima penghargaan dari Wakil Walikota Denpasar Kadek Arya Wibawa setelah berhasil meraih juara dalam lomba desain logo DTIK Festival, Senin (3/3/2025). (barometerbali/rah)
Denpasar | barometerbali – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh ITB STIKOM Bali. Salah satu dosennya, I Made Suandana Astika Pande, S.Kom., M.Kom., berhasil meraih juara dalam lomba desain logo DTIK Festival, mengalahkan puluhan peserta dari berbagai latar belakang. Kemenangan ini semakin menegaskan kualitas dan inovasi tanpa batas yang lahir dari kampus teknologi terkemuka di Bali, di Denpasar, Senin (3/3/2025).
Lomba desain logo DTIK Festival merupakan ajang bergengsi yang terbuka untuk umum, diikuti oleh desainer berbakat dari berbagai daerah. Dari total 32 desain yang masuk, hanya satu yang mampu menarik perhatian para juri dan dinobatkan sebagai pemenang. Karya Bapak I Made Suandana Astika Pande bukan sekadar logo, tetapi sebuah mahakarya visual dengan filosofi mendalam yang mencerminkan esensi DTIK Festival dalam setiap elemen desainnya.
Selain berperan sebagai dosen inspiratif di ITB STIKOM Bali, I Made Suandana Astika Pande juga dikenal sebagai CEO Gores Digital Technology. Kombinasi antara pengalaman akademik dan industri inilah yang menjadi kunci keberhasilannya dalam menciptakan desain yang tidak hanya estetik, tetapi juga memiliki nilai inovatif tinggi.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa ITB STIKOM Bali adalah pusat lahirnya talenta-talenta kreatif yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Program Dual Degree Nasional untuk Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) di kampus ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dan mendapatkan pengalaman langsung dari para praktisi industri serta akademisi terbaik.
“Prestasi ini semakin memperkuat posisi ITB STIKOM Bali sebagai rumah bagi para inovator dan kreator hebat. Kami terus berkomitmen untuk mencetak talenta yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di dunia internasional,” ungkap Dadang.
DTIK Festival sendiri merupakan ajang yang mempertemukan inovator, desainer, dan akademisi dari berbagai penjuru negeri. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi ITB STIKOM Bali, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus mengasah kreativitas dan berani menembus batas.
“Selamat kepada Bapak I Made Suandana Astika Pande, S.Kom., M.Kom. Semoga prestasi ini menjadi awal dari pencapaian-pencapaian luar biasa lainnya!,” tandas Dadang Hermawan.











