Target Penyerapan Beras Bulog Bojonegoro Gagal Total, Hanya 10 Persen Tercapai

WhatsApp Image 2025-04-10 at 14.03.51
Foto: Kepala Kantor Cabang Bulog Bojonegoro, Ferdian Darma Atmaja. (barometerbali/redho)

Barometerbali.com | Bojonegoro – Kabar kurang sedap datang dari Bojonegoro terkait upaya penyerapan beras oleh Perum Bulog Kantor Cabang setempat. 

Di tengah gembar-gembor keberhasilan menyerap gabah, terungkap fakta pahit bahwa target penyerapan beras justru jeblok dan jauh dari harapan.

Kepala Kantor Cabang Bulog Bojonegoro, Ferdian Darma Atmaja, mengakui sendiri bahwa angka penyerapan beras hingga saat ini sangat memprihatinkan. 

Dari target ambisius sebesar 48.000 ton, Bulog baru berhasil mengumpulkan sekitar 5.300 ton saja, sebuah angka yang mencolok, hanya menyentuh 10% dari target yang ditetapkan.

Berita Terkait:  Sekda Dewa Indra Tegaskan Komitmen Bali Kendalikan Alih Fungsi Lahan dan Perkuat Penyerapan Pangan Lokal

Lebih lanjut, Ferdian mengindikasikan adanya masalah serius dalam kemitraan yang dijalin. 

Ia menduga, kegagalan mencapai target ini disebabkan oleh praktik tidak sehat di mana sejumlah mitra hanya mendaftarkan diri tanpa benar-benar menyetor hasil produksi beras sesuai dengan perjanjian.

“Untuk penyerapan beras, program ini sudah berjalan sejak Januari dengan harga beli yang cukup tinggi, Rp 12.000 per kilogram. Namun, tampaknya ada kendala di lapangan terkait komitmen mitra yang harus memenuhi persyaratan tertentu,” jelas Ferdian, Rabu (9/4/2025).

Berita Terkait:  WNA Brazil Divonis 18 Tahun Penjara Karena Bawa 3 Kg Kakoin ke Bali

Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas program penyerapan beras Bulog di tiga Kabupaten, Bojonegoro, Tuban dan Lamongan. 

Dengan capaian yang sangat minim, dikhawatirkan upaya menjaga stabilitas harga beras dan mendukung petani secara menyeluruh menjadi terhambat. 

Kegagalan ini juga memunculkan dugaan adanya pengawasan yang kurang ketat terhadap mitra Bulog, sehingga praktik pendaftaran fiktif atau wanprestasi bisa terjadi. 

Berita Terkait:  Jelang Imlek, Ekspor Manggis Bali ke Tiongkok Meningkat Signifikan

Langkah konkret dari Bulog Bojonegoro sangat dinantikan untuk mengatasi masalah ini dan memastikan target penyerapan beras dapat tercapai di sisa waktu yang ada. (Redho)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI