Barometerbali.com | Bangli – Momen libur Hari Raya Galungan menjadi berkah bagi pengelola Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Bali.
Ribuan turis asing maupun domestik berbondong-bondong menikmati Desa Wisata Penglipuran selama libur Galungan yang berlangsung pada Selasa 22 April hingga Jumat 25 April 2025.
“Suasana desa yang dihiasi penjor ditunggu wisatawan mancanegara dan domestik. Jadi, mereka ingin mendapatkan suasana Hari Raya Galungan,” kata Wayan Sumiarsa.
Wayan Sumiarsa mengatakan, inovasi dari generasi muda yang membuat penjor indah, atraksi yang dikemas menarik, dan pemanfaatan ruang-ruang desa seperti hutan bambu, menjadi daya pikat wisatawan.
Oleh karena itu, warga Desa Penglipuran kompak memajukan pariwisata selaras dengan menjaga tradisi dan budaya.
Salah satunya menggelar Ngelawang atau pertunjukan Barong keliling sebagai pertunjukan wisata tambahan yang bisa dinikmati pengunjung.
Pentas khas setiap Galungan dan Kuningan ini tak hanya memantik wisatawan luar daerah, tetapi juga dari Bali.
Terbukti dari pantauan pengelola, 50 persen pengunjung pada Kamis 24 April 2025 lalu adalah warga Bali yang merayakan Umanis Galungan.
Wayan Sumiarsa memprediksi kunjungan Desa Wisata Penglipuran akan berangsur meningkat menjelang Hari Raya Kuningan pada Sabtu, 3 Mei 2025 mendatang. (ari)











