DKLH Provinsi Bali Dukung Kuat Inisiatif Rehabilitasi Hutan dan Lahan serta Penyerahan Bibit Produktif di Tabanan

IMG-20250702-WA0000_CQ79wUe66E
Foto: Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), Kebun Bibit Rakyat (KBR), dan Bibit Produktif yang digelar di Tasta Zoo, Banjar Tegeh, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Senin 30 Juni 2025. (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Tabanan – Komitmen pelestarian hutan dan pemberdayaan masyarakat kembali ditegaskan oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali melalui keterlibatannya dalam kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL), Kebun Bibit Rakyat (KBR), dan Bibit Produktif yang digelar di Tasta Zoo, Banjar Tegeh, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Senin 30 Juni 2025.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Anggota Komisi IV DPR RI Nyoman Adi Wiryatama bersama BPDAS Unda Anyar, sebagai wujud nyata kolaborasi antar lembaga dalam mendorong pengelolaan hutan berkelanjutan. Sebanyak 6 (enam) Kelompok Tani Hutan (KTH) menerima bantuan bibit produktif dalam acara tersebut, yang juga dirangkaikan dengan penanaman pohon bersama sebagai penutup peringatan Bulan Bung Karno.

Berita Terkait:  Bupati I Made Satria Buka Musrenbang Banjarangkan 2026, Fokus Ekonomi dan Pariwisata Desa

Kepala Dinas KLH Provinsi Bali, Dr. Drs. I Made Rentin, AP., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menyebut bahwa inisiatif seperti ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan hutan yang lestari sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar kawasan hutan.

“Kami dari DKLH Provinsi Bali menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini. Ini adalah bentuk nyata upaya bersama menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” ujar I Made Rentin.

Berita Terkait:  K3S Badung Kunjungi Anak Penderita Tumor di Desa Gulingan

Perhutanan sosial di Bali yang terus berkembang. Hingga saat ini, tercatat 136 kelompok perhutanan sosial dengan luas garapan mencapai 26.727,95 hektar, dan 92.137 kepala keluarga yang telah diberdayakan. Hal ini menunjukkan peran aktif masyarakat dalam mengelola dan melestarikan kawasan hutan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, DKLH Provinsi Bali berharap penguatan kelembagaan KTH serta kesinambungan program perhutanan sosial dapat terus terjaga, demi mewujudkan Bali yang hijau, lestari, dan sejahtera. (rah)

Berita Terkait:  Koster Minta Airbnb Keluarkan Usaha dan Jasa Pariwisata di Bali yang Tak Berizin dan Tak Bayar Pajak

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI