Mafia Solar Bojonegoro Kocar-Kacir, Dua Lapak Ilegal di Dander dan Kalitidu Disidak Polisi

InCollage_20251030_120315638_sH3E3K7b2T
Foto: Dua lokasi penimbunan solar bersubsidi di wilayah Kecamatan Dander dan Kalitidu kini terpantau sepi. (barometerbali/redho)

Barometer Bali | Bojonegoro – Aksi tegas aparat penegak hukum kembali menekan aktivitas mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Kabupaten Bojonegoro.

Setelah maraknya pemberitaan dari puluhan media, dua lokasi penimbunan solar bersubsidi di wilayah Kecamatan Dander dan Kalitidu kini terpantau sepi.

Dua gudang yang sebelumnya diduga menjadi tempat penimbunan BBM subsidi itu masing-masing dikendalikan oleh dua sosok berinisial YT di Dander dan KK di Kalitidu.

Keduanya disebut-sebut sebagai pemain lama dalam bisnis kotor penimbunan solar yang merugikan negara dan masyarakat kecil.

Berita Terkait:  Kuasa Hukum: Penetapan Tersangka Made Daging tak Sah, Gunakan Pasal Kedaluwarsa

Namun, usai ramai diberitakan media, aktivitas di kedua lokasi tersebut mendadak berhenti total. Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bojonegoro pun langsung turun tangan melakukan penyelidikan lapangan.

“Kami sudah melakukan pengecekan di dua lokasi yang disebutkan, baik di Dander maupun Kalitidu. Saat kami datangi, tidak ditemukan aktivitas apa pun,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Bayu Adjie Sudarmono, melalui Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bojonegoro, Ipda Michel Manansi, Rabu (29/10/2025).

Berita Terkait:  Kejari Tabanan Terima Tahap II Kasus Balpres, Dua Tersangka Segera Disidangkan

Meski begitu, pihaknya menegaskan tidak tinggal diam. Polres Bojonegoro akan terus memantau setiap pergerakan para pelaku, termasuk kemungkinan mereka berpindah lokasi operasi.

“Nggak ada aktivitas apa pun di sana, Mas. Kami sudah beberapa kali cek, tapi memang kosong. Meski begitu, kami tetap memantau pergerakannya,” ujarnya.

Di sisi lain, sumber terpercaya dari tim media menyebut bahwa meski lapak lama telah tutup, YT dan KK belum benar-benar berhenti dari praktik ilegal tersebut.

Berita Terkait:  Kapolsek Sokobanah Sampang Kecolongan, Judi Sabung Ayam Diduga Sebulan Beroperasi tanpa Tersentuh Hukum

Diduga, keduanya kini tengah mencari lokasi baru untuk melanjutkan aksi pengurasan solar bersubsidi di beberapa SPBU wilayah Bojonegoro.

“Mereka pindah tempat di Dander, malam ini dapat info,” ujar sumber.

Tim media masih terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan aparat kepolisian guna memastikan pergerakan jaringan mafia BBM ini tidak kembali merugikan masyarakat.

Aksi cepat jajaran Satreskrim Polres Bojonegoro dalam menindaklanjuti laporan publik dan sorotan media diharapkan menjadi peringatan keras bagi pelaku-pelaku lain agar menghentikan praktik penyelewengan BBM bersubsidi. (redho)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI