Kepala Ombudsman Bali Sebut Program MBG di Bali Belum Tepat Sasaran

IMG-20260121-WA0116
Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti, pada Rabu (21/1/2026) (Barometerbali/rian)

Barometer Bali | Denpasar – Ombudsman perwakilan provinsi Bali menilai pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh presiden Prabowo di Bali belum tepat sasaran, lantaran program MBG tersebut hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti saat acara laporan laporan tahunan 2025, di kantor Ombudsman perwakilan provinsi Bali, pada Rabu (21/1/2026).

Berita Terkait:  Eks Kepala BPN Bali, Diduga Gabungkan Tiga Bidang Tanah Berbeda dalam Satu SHM

Widhiyanti, mengatakan bahwa seharusnya sasaran utama program ini diarahkan ke daerah dengan angka stunting tinggi jika tujuannya menuntaskan persoalan tersebut.

“Harusnya kita lihat dimana angka stunting tinggi, sehingga yang menjadi prioritas adalah di daerah tersebut,” Ujarnya.

Ia mencontohkan seperti Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem dan Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli yang angka stunting dinilai cukup tinggi. Namun di daerah-daerah ini, justru belum tersentuh MBG.

Berita Terkait:  Gubernur Koster dan Pusat Matangkan Percepatan PSEL Denpasar, Rencana Groundbreaking Juni

“Padahal itu adalah daerah yang seharusnya menjadi prioritas karena juga secara angka stunting masih tinggi,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa dalam penyusunan SPPG seharusnya disertai pendataan yang akurat mengenai wilayah dengan angka stunting sehingga program MBG itu tepat sasaran.

“Nah ini justru tidak menyasar ke daerah-daerah, malah duluan di perkotaan,” pungkasnya.

Berita Terkait:  Koster Gaungkan Kemandirian Pangan Bali Lewat Gerakan Tanam 1.000 Kelapa Daksina di Klungkung

Sementara data yang beredar, Badan Gizi Nasional Provinsi Bali total penerima manfaat MBG sebanyak 1 juta orang, yang sebagian besar merupakan siswa sekolah.

Dari jumlah penerima MGB tersebut, BGN Bali menargetkan 355 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh kabupaten/kota. Saat ini sudah ada 178 dan yang baru beroperasi 147 SPPG. (rian)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI