Barometer Bali | Denpasar – Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memimpin rapat terkait pengelolaan sampah berkelanjutan untuk pariwisata yang semakin bersih dan lestari, hal itu disampaikan dalam rapat bersama dengan para stake holder, bertempat di Ruang Rapat Walikota, pada Senin (9/2).
Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhimerta, Kepala Dinas Pariwisata, Ni Putu Riyastiti, Kadis DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa, Ketua GIPI Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana, Ketua PHRI Kota Denpasar, Ida Bagus Sidharta Putra, Ketua Sanur Hospitality Forum, Avi Purnomo.
Dalam pertemuan tersebut membahas tentang upaya Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar dalam mewujudkan pariwisata yang ada di Kota Denpasar agar tetap bersih, lestari, dan berkelanjutan.
Walikota Jaya Negara mengatakan penting nya pengelolaan sampah yang efeknya bisa meningkatkan kenyamanan serta daya tarik bagi wisatawan
“Pengelolaan sampah di Kota Denpasar sudah kita tuangkan di peraturan daerah, peraturan walikota, sampai instruksi walikota. Kita lakukan juga optimalisasi sampah berbasis sumber. Apabila berbicara pengelolaan sampah di hulu, kita mempunyai sistem pelaporan permasalahan sampah yang dirancang sebagai satu pintu pelaporan terpadu yang menghubungkan masyarakat dengan DLH, PU, dan TPS3R. Sistem ini menyediakan informasi TPS3R dan bank sampah serta mempercepat penanganan sampah yang menumpuk,” ungkap Jaya Negara.
Ketua GIPI Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana juga menuturkan dalam rapat tersebut, bahwa perlunya menyamakan persepsi antara Pemerintah Kota dan juga para pemangku kepentingan sektor pariwisata
“Perlunya kita menyamakan persepsi terkait pengelolaan sampah yang berkelanjutan demi menunjang pariwisata yang bersih dan lestari, dengan kolaborasi dan peran aktif dari Pemerintah dan juga para pemangku kepentingan yang ada di sektor pariwisata ini, kita bisa melakukan langkah bersama-sama demi pariwisata di Kota Denpasar yang semakin maju,” tutur Partha Adnyana. (ind/rah)










