Barometer Bali | Badung – Dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi, Quest Vibe Dewi Sri-Bali menghadirkan pengalaman budaya yang autentik bagi para tamu melalui serangkaian aktivitas khas Bali, yaitu workshop membuat sate lilit dan canang sari. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen hotel dalam memperkenalkan kekayaan tradisi lokal kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Nyepi yang dikenal sebagai Hari Raya Suci Umat Hindu di Bali merupakan momen refleksi diri, ketenangan dan harmoni dengan alam. Melalui program ini, Quest Vibe Dewi Sri-Bali mengajak para tamu untuk tidak hanya menikmati suasana hening Nyepi, tetapi juga memahami makna budaya yang mendalam dibalik tradisi Masyarakat Bali.
“Kami percaya bahwa pariwisata yang berkesan adalah yang mampu mendekatkan tamu dengan kearifan lokal. Dengan melibatkan tamu secara langsung dalam pembuatan sarana upacara dan kuliner khas, Quest Vibe Dewi Sri Bali turut berperan aktif dalam melestarikan warisan budaya Bali sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pariwisata berbasis budaya di pulau ini.” kata I Gusti Agung Ayu Widiastri (Astri), STr.Par,CHIA, Hotel Manager Quest Vibe Dewi Sri.
Program ini mendapatkan respon positif dari para tamu yang merasakan mendapatkan pengalaman unik dan berkesan selama menginap. Aktivitas budaya seperti ini diharapkan dapat memperkaya perjalanan wisata serta mendukung pelestarian tradisi lokal.

Dalam sesi membuat sate lilit, para tamu diajak langsung oleh chef hotel untuk mengenal bahan-bahan khas Bali serta teknik melilitkan adonan daging berbumbu ke stik bambu. Aktivitas ini memberikan oengalaman kuliner yang interaktif sekaligus edukatif.
Semenatara itu, pada aktivitas canang sari, tamu akan dipandu oleh team hotel untuk merangkai persembahan harian khas Bali yang sarat akan nilai spiritual. Para peserta juga akan mendapatkan penjelasan mengenai filosifi setiap elemen dalam canang sari, mulai dari bunga, janur hingga makna simbolisnya.
Dengan menghadirkan program-program berbasis budaya, Quest Vibe Dewi Sri-Bali terus berkomitmen untuk menjadi bagian dari pariwisata berkelanjutan di Bali, sekaligus memberikan nilai tambah bagi setiap tamu yang berkunjung. (rah)










