Barometer Bali | Denpasar – Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menerima secara resmi kunjungan kerja Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar, Zhang Zhisheng, di kantor Walikota Denpasar, Selasa (21/4).
Pertemuan keduanya membahas tentang peluang kerja sama antara Pemerintah Kota Denpasar dengan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, yang berkaitan dengan pariwisata, budaya, serta sektor potensial lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Wawali Arya Wibawa menyampaikan harapan perihal potensi kerja sama kedua pihak dapat segera diwujudkan. Untuk itu, penjajakan kedua pihak sangat diperlukan. Diharapkan, potensi kerja sama di bidang ekonomi kreatif, bisnis, budaya, serta pendidikan dapat terjalin antara Pemkot Denpasar dan Pemerintah Tiongkok.
“Saat ini Pemkot Denpasar memang tengah fokus pada penjajakan kerja sama dengan banyak pihak kota kota di dunia sebagai langkah pengembangan Kota Denpasar,” kata Wawali Arya Wibawa.
Pihaknya kemudian melanjutkan, peluang kerjasama dengan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dalam bentuk sister city dengan salah satu kota di negara tersebut, adalah hal yang dapat dilakukan untuk merealisasikan program kerjasama ini.
“Kita bisa menjajaki salah satu kota disana yang memiliki karakteristik yang sama dengan Kota Denpasar untuk mempermudah pembentukan kerjasama Sister City ini,” ungkap Arya Wibawa.
Sementara itu, Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Denpasar, Zhang Zhisheng, mengapresiasi langkah Pemkot Denpasar yang telah berkenan menerima kunjungan dan berdiskusi untuk kemungkinan Kerjasama kedua pihak.
“Terima kasih atas sambutan Bapak Wakil Walikota Denpasar yang luar biasa. Kami mengapresiasi langkah Pemkot Denpasar dalam rencana kerja sama dengan Negara kami,” tutur Konjen Zhang Zhisheng.
Menyinggung soal peluang kerjasama sister city, Konjen Zhang Zhisheng menyebut salah satu nama kota di Negara Tiongkok. Adapun, Kota Guangzhou, adalah ibu kota dan kota terbesar dari Provinsi Guangdong di Tiongkok selatan. Kota ini sendiri berpeluang untuk menjalin hubungan kerjasama sister city dengan Kota Denpasar.
“Kota Guanzhou kota terbesar di Provinsi Guangdong Tiongkok. Kami berharap jalinan kerjasama antara Kota Denpasar dan kota ini nantinya kami akan membawa dampak baik bagi kedua pihak,” tambah Konjen Zhang Zhisheng.
Melalui pembentukan jalinan kerjasama itu, tak menutup kemungkinan akan semakin membuka peluang juga bagi peningkatan kunjungan wisatawan Tiongkok ke Kota Denpasar dan sebaliknya, juga pengembangan pembangunan kedua kota tersebut.
“Kami optimis pertemuan ini akan membuahkan kesepakatan yang akan memberikan manfaat yang baik bagi kedua belah pihak. Untuk itu kami menunggu,” katanya. (win/rah)











