Di Tengah Arus Informasi Cepat, Publik Perlu Lebih Cermat Memilah Berita

IMG-20260421-WA0050
Foto: Journalism Short Courses LSPR Bali. (barometerbali/rah/lspr)

Barometer Bali | Denpasar – Arus informasi di era digital bergerak semakin cepat, namun tidak selalu diiringi dengan ketepatan. Di tengah maraknya berita real-time dan konten viral, masyarakat kini dihadapkan pada tantangan baru, yaitu membedakan mana informasi yang akurat dan mana yang berpotensi menyesatkan.

Fenomena ini muncul seiring meningkatnya tekanan pada media untuk menjadi yang pertama dalam menyampaikan berita. Kecepatan publikasi sering kali menjadi prioritas, namun di sisi lain berisiko mengurangi proses verifikasi yang seharusnya menjadi fondasi utama jurnalisme.

Dalam praktiknya, informasi yang tidak terverifikasi dapat berdampak luas bagi masyarakat mulai dari kesalahpahaman publik, kepanikan sosial, hingga pengambilan keputusan yang kurang tepat. Oleh karena itu, tidak hanya jurnalis, tetapi juga masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kualitas ekosistem informasi.

Seiring dengan perkembangan teknologi, penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) juga semakin banyak dimanfaatkan dalam produksi dan distribusi berita. Teknologi ini mampu mempercepat proses kerja, namun tetap memerlukan kontrol manusia untuk memastikan akurasi dan menghindari bias informasi.

Berita Terkait:  Kolaborasi Besar di Tabanan, SMSI Gandeng Tiga Lembaga dan Literasi Jurnalistik ASN

I Made Maha Dwija Santya, S.E,M.M. selaku narasumber Journalism Short Courses LSPR Bali sesi 2 menekankan bahwa di tengah kecepatan informasi, tanggung jawab menjadi aspek yang tidak dapat diabaikan. “Jurnalisme bukan soal siapa yang paling cepat menekan tombol publish. Jurnalisme adalah soal siapa yang paling bertanggung jawab atas setiap kata yang ditayangkan, bahkan di era kecepatan sekalipun,” ujarnya.

Upaya peningkatan literasi media menjadi semakin penting agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu berperan aktif dalam menyaring dan menyebarkan informasi yang benar.

Sebagai bagian dari diskusi mengenai isu ini, kegiatan Journalism Short Courses yang diselenggarakan oleh LSPR Institute of Communication and Business Bali turut mengangkat tema “Speed vs Accuracy in Digital Journalism”, yang membahas bagaimana menjaga keseimbangan antara kecepatan dan akurasi dalam pemberitaan di era digital.

Berita Terkait:  Wilson Lalengke : Pemberian Uang Kasus OTT di Mojokerto Hakikatnya Penyuapan

“Melalui pemahaman yang lebih baik tentang proses di balik produksi berita, diharapkan masyarakat dapat menjadi lebih bijak dalam mengonsumsi informasi, serta turut menjaga kualitas ruang publik digital yang sehat, kredibel, dan bertanggung jawab,” ujar Ms Gesille Sedra Buot selaku Executive Director LSPR Bali.

Tentang LSPR Bali

LSPR Institute of Communication and Business Bali berdiri sejak tahun 2015 adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang menyelenggarakan program sarjana ilmu komunikasi dengan metode Blended Learning dan E-learning. Program Sarjana di LSPR Institute Bali terdiri dari Fakultas Ilmu Komunikasi yang terbagi atas tiga konsentrasi pilihan yaitu, Global Digital Public Relations, Global Marketing Communication dan International Relations and Global Communication. Saat ini LSPR Institute Bali memiliki hampir 1807 orang mahasiswa/i untuk metode E-learning dan Blended Learning.

Berita Terkait:  Kolaborasi Besar di Tabanan, SMSI Gandeng Tiga Lembaga dan Literasi Jurnalistik ASN

Data LSPR Career Centre menunjukkan tingkat serapan lulusan LSPR di dunia kerja mencapai 95% lulusan. LSPR Career Centre selain menyelenggarakan seminar dan pelatihan, juga menyediakan informasi lowongan pekerjaan dan membantu menyalurkan alumni ke bidang pekerjaan yang mereka inginkan baik dalam dan luar negeri. LSPR Institute Bali telah bekerjasama dengan beberapa Instansi di Bali salah satunya dengan Hotel-hotel yang tergabung ke dalam Marriot International Group. Kampus LSPR Institute Bali merupakan Sekretariat dari beberapa organisasi ternama seperti DPP Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA), BPC Perhumas Denpasar Bali dan Asean PR Network. (lspr/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI