Koster Tancap Gas! Tiga Menteri Pastikan Infrastruktur Prioritas Bali Mulai Jalan 2026

Screenshot_20260421_235145_InCollage - Collage Maker
Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Menteri Perhubungan, dan Menteri Pekerjaan Umum atas komitmen kuat mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Bali. (barometerbali/red)

Barometer Bali | Jakarta – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Menteri Perhubungan, dan Menteri Pekerjaan Umum atas komitmen kuat mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Bali.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster usai melakukan audiensi bersama tiga kementerian pada Selasa (21/4/2026), sebagai tindak lanjut hasil Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri PU, Menteri Perhubungan, dan Pemerintah Provinsi Bali pada 8 April 2026 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah pusat memastikan sejumlah proyek prioritas yang diusulkan Pemerintah Provinsi Bali mulai diproses bertahap sejak 2026 melalui tahapan studi dan perencanaan, dilanjutkan pembangunan fisik secara berkelanjutan.

Gubernur Koster menyampaikan terima kasih atas dukungan konkret pemerintah pusat terhadap kebutuhan infrastruktur Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi nasional di sektor pariwisata.

Berita Terkait:  Video Salam Koster–Ni Luh Djelantik Viral, Tim Komunikasi Gubernur Minta Publik Cermati Konteks Kejadian

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bapak Menteri Perhubungan, dan Bapak Menteri Pekerjaan Umum yang telah memberikan perhatian serius dan komitmen kuat untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur strategis di Bali sesuai hasil Rapat Kerja Komisi V DPR RI,” ujar Koster.

Menurutnya, dukungan tiga kementerian tersebut menjadi langkah penting dalam mempercepat penyelesaian persoalan kemacetan, meningkatkan konektivitas antarkawasan, serta memperkuat daya saing Bali sebagai destinasi pariwisata internasional.

“Pembangunan infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung pariwisata Bali agar tetap kompetitif secara global, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah di Bali Utara, Selatan, Timur, Barat, dan Tengah,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, Menteri Pekerjaan Umum memastikan sejumlah proyek mulai dikerjakan pada periode 2026–2027, meliputi pembangunan underpass Jimbaran di Kabupaten Badung, pembangunan gedung parkir kawasan Pura Ulun Danu Batur, pembangunan jembatan penghubung Nusa Ceningan–Nusa Lembongan, pembangunan shortcut Singaraja–Mengwitani titik 11 dan 12, serta lanjutan pembangunan Embung Unda di Kabupaten Klungkung.

Berita Terkait:  Musorprov KONI Bali 2026: Koster Tegaskan Era Baru Pembinaan Atlet Berbasis Sistem

Sementara itu, Menteri Perhubungan memastikan pengembangan transportasi laut strategis juga mulai dipersiapkan pada periode yang sama, antara lain pembangunan transportasi taksi laut dari kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menuju Nusa Dua dan Canggu, pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang di Kabupaten Buleleng, pengembangan Pelabuhan Padangbai di Karangasem, pembangunan Pelabuhan Logistik Amed, serta pembangunan Pelabuhan Gunaksa di Kabupaten Klungkung.

Selain itu, Menteri Perhubungan juga menyetujui usulan Gubernur Bali terkait pemisahan jalur kendaraan logistik dan kendaraan penumpang sebagai langkah strategis mengurangi kepadatan lalu lintas di Bali.

Berita Terkait:  Koster Apresiasi RS Kasih Ibu Berhasil Sembuhkan Pasien Autoimun Bule Norwegia, Tingkatkan Citra Pariwisata di Mata Dunia

“Kami juga bersyukur usulan pemisahan jalur kendaraan logistik dan kendaraan penumpang mendapat persetujuan. Ini sangat penting untuk mengurangi kemacetan di jalur utama Bali sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan mobilitas masyarakat maupun wisatawan,” kata Koster.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur strategis Bali akan dilaksanakan secara bertahap hingga 2030 guna memperkuat konektivitas antarkabupaten serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru secara merata di seluruh wilayah Bali.

“Dengan dukungan pemerintah pusat, pembangunan infrastruktur Bali akan berjalan bertahap dan berkelanjutan sampai tahun 2030. Ini menjadi langkah strategis untuk mengatasi kemacetan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru secara merata di seluruh Bali,” tutupnya. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI