Optimalkan Lahan Bera, Dinas Pertanian Denpasar Tanam Jagung Manis di Subak Intaran Barat

IMG-20260423-WA0019_H4NGUD9p1c
Foto : Kegiatan pemanfaatan lahan bera di Subak Intaran Barat yang berlangsung pada Kamis (23/4). (barometerbali/pur/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian terus dilakukan Pemerintah Kota Denpasar. Salah satunya melalui pemanfaatan lahan bera dengan penanaman jagung manis seluas 1 hektare di Subak Intaran Barat, Denpasar Selatan, pada Kamis (23/4).

Kegiatan yang digagas Dinas Pertanian Kota Denpasar ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor. Hadir dalam kegiatan tanam bersama tersebut Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, A.A. Gde Bayu Brahmasta, Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga, S.I.K., M.H. Kepala Desa Sanur Kauh I Made Ada, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura I G.A.N. Anggreni Suwari, serta petani Subak Intaran Barat dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Berita Terkait:  Hari Pertama WFH, Pemprov Bali Terapkan Pola Kerja Fleksibel ASN

Kolaborasi antara Dinas Pertanian, Kepolisian, pemerintah desa, serta kelompok tani ini tidak hanya sebatas seremoni, melainkan terlibat langsung mulai dari pengolahan lahan hingga proses penanaman. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong sekaligus meningkatkan efektivitas pemanfaatan lahan.

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, A.A. Gde Bayu Brahmasta, mengatakan bahwa optimalisasi lahan bera menjadi strategi penting dalam mengurangi lahan tidak produktif. Menurutnya, lahan yang selama ini belum dimanfaatkan memiliki potensi besar jika dikelola secara tepat.

Berita Terkait:  Patroli Keimigrasian akan Rutin Digelar, Koster: Tegaskan Sinergi Lintas Lembaga Jaga Stabilitas Keamanan Bali

“Melalui penanaman jagung manis ini, kami ingin mengoptimalkan fungsi lahan agar lebih produktif dan mampu memberikan nilai tambah bagi petani,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, I G.A.N. Anggreni Suwari, menjelaskan bahwa pihaknya turut memfasilitasi benih jagung manis varietas Golden Boy serta bantuan pestisida guna mendukung keberhasilan budidaya.

Ia memaparkan, pada tahun 2025 realisasi luas tanam jagung manis di Kota Denpasar mencapai 458,04 hektare dengan produksi sebesar 3.929,88 ton dan produktivitas rata-rata 8,5 ton per hektare. Melihat capaian tersebut serta tingginya permintaan pasar, pihaknya optimistis pengembangan jagung manis masih sangat potensial untuk ditingkatkan pada tahun 2026, khususnya melalui pemanfaatan lahan bera.

Berita Terkait:  Wawali Arya Wibawa Terima Audiensi Sekar Bali, Dorong Kolaborasi Penanganan Sampah

Melalui kegiatan ini, pemanfaatan lahan bera di Subak Intaran Barat diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Denpasar. Selain meningkatkan produktivitas, langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani secara nyata. (Pur/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI