Barometer Bali | Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar menyambut positif rencana penyelenggaraan Denpasar Heritage Fun Bike yang memadukan kegiatan olahraga, wisata sejarah, dan edukasi. Ajang bersepeda tersebut diproyeksikan menjadi pre-event atau rangkaian pemanasan menjelang Denpasar Festival (Denfest) 2026.
Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa menyarankan kegiatan tersebut dilaksanakan setelah 15 Desember 2026 atau sebelum Denfest dimulai. Penyesuaian waktu diperlukan agar proyek beautifikasi kawasan heritage Kota Denpasar telah rampung dan dapat dinikmati secara maksimal oleh para peserta.
“Kalau bisa nanti setelah 15 Desember atau sebelum dimulainya Denfest, agar tata kota heritage Denpasar yang kini tengah direnovasi dapat dinikmati oleh peserta,” ujar Arya Wibawa saat menerima audiensi panitia Denpasar Heritage Fun Bike di Kantor Wali Kota Denpasar, Senin (21/9/2026).
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Putu Riyastiti, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Raka Purwantara, serta perwakilan Disdikpora, Dinas Perhubungan, dan Kabag Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkot Denpasar, Puti Ayu Yuni Sugiantari.
Arya Wibawa berharap Denpasar Heritage Fun Bike dapat dirangkaikan dengan Denfest 2026 sehingga ikut menambah kemeriahan agenda tahunan tersebut. Puncak Denfest direncanakan berlangsung pada Desember 2026 di kawasan Monumen Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung yang menjadi salah satu pusat aktivitas sekaligus ikon Kota Denpasar.
Usulan waktu pelaksanaan setelah 15 Desember disambut baik oleh panitia. Pimpinan rombongan sekaligus wartawan senior, I Gusti Ngurah Wisnu Wardana, menilai momentum tersebut tepat karena penataan kawasan bersejarah Kota Denpasar diperkirakan telah selesai dan wajah barunya dapat diperkenalkan kepada masyarakat maupun wisatawan.
Denpasar Heritage Fun Bike digagas Panca Media Networking, jejaring kolaborasi lima media daring yang terdiri atas Bali Travel Newspaper, Barometer Bali, Bali Hot News, Bali Topik, dan Realitas Bali.
Penyelenggaraannya turut menggandeng Yayasan Harmoni Tri Hita Karana.
Wisnu menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya dirancang untuk membudayakan olahraga bersepeda yang sehat dan bebas polusi. Panitia juga memasukkan unsur wisata sejarah serta edukasi dengan menyusun rute yang melewati sejumlah kawasan dan bangunan bersejarah di Denpasar.
“Rute yang disiapkan akan menyoroti aneka heritage yang layak diketahui oleh warga maupun wisatawan. Peserta akan diajak melintasi keberadaan puri-puri yang dahulu menjadi urat nadi pusat pemerintahan sebelum Indonesia merdeka,” pungkas Wisnu didampingi Ketua Pelaksana I Gusti Ngurah Dibia, Ketua Koordinator Lapangan Rian Ngari, Putu Resiki, Andre Segu, dan Rovin Bou.
Melalui konsep tersebut, Denpasar Heritage Fun Bike diharapkan menjadi sarana memperkenalkan perjalanan sejarah dan identitas Kota Denpasar dengan cara yang sehat, rekreatif, serta ramah lingkungan. Kegiatan ini sekaligus dapat memperkuat promosi kawasan heritage yang telah ditata menjelang pelaksanaan Denfest 2026. (red)










