Pemkab Jembrana Sosialisasikan Skema Beasiswa “1 Keluarga 1 Sarjana” Program Pemprov Bali

IMG-20260415-WA0023_OaUYXHol1d
Foto: Bupati I Made Kembang Hartawan dalam sosialisasi program strategis Provinsi Bali, Rabu (15/4). (barometerbali/rah/pro)

Barometer Bali | Jembrana – Akselerasi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi agenda prioritas Pemerintah Kabupaten Jembrana. Melalui sosialisasi program strategis Provinsi Bali, yakni “1 Keluarga 1 Sarjana” dan “Bali Go Global”, Bupati I Made Kembang Hartawan menegaskan visi Jembrana menuju pusat SDM kompetitif, Rabu (15/4).

Program “1 Keluarga 1 Sarjana” yang digagas Pemerintah Provinsi Bali ini, menyasar keluarga kurang mampu ber-KTP Bali. Program ini memberikan beasiswa penuh, mulai dari biaya pendidikan hingga bantuan biaya hidup bagi mahasiswa penerima.

Tak tanggung-tanggung, bantuan yang diberikan mencakup pembebasan biaya pendaftaran, SPP/UKT hingga delapan semester, serta uang pangkal yang ditanggung oleh perguruan tinggi mitra. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan subsidi biaya hidup setiap bulan, yakni Rp1,4 juta untuk wilayah Denpasar dan Badung, Rp1,2 juta untuk Buleleng dan Karangasem, serta Rp750 ribu bagi mahasiswa Universitas Terbuka.

Berita Terkait:  Ikuti Instruksi Pusat, Jembrana Terapkan WFH : Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan, Bukan Hari Libur

Seleksi program ini dilakukan secara ketat dan tepat sasaran, dengan mempertimbangkan rekomendasi desa adat serta indikator ekonomi seperti penggunaan listrik 450 hingga 900 VA. Tercatat, sebanyak 28 perguruan tinggi di Bali telah siap menjadi mitra dalam menyukseskan program ini.

Pemprov Bali menargetkan sebanyak 1.450 mahasiswa dapat terserap dalam program ini, dengan tujuan utama memastikan setiap keluarga kurang mampu memiliki minimal satu sarjana guna meningkatkan taraf hidup dan kualitas SDM.

Sejalan dengan itu, program “Bali Go Global” turut diperkenalkan sebagai upaya memperluas peluang generasi muda Bali untuk berkiprah di kancah internasional. Program ini berfokus pada peningkatan keterampilan melalui pendidikan vokasi dan pelatihan, serta membuka akses kerja ke luar negeri.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan pentingnya pendidikan sebagai kunci utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait:  Pemkab Tabanan Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1448 Hijriah Tahun 2026

“Hari ini kita bicara soal masa depan. Bukan hanya masa depan anak-anak kita, tetapi masa depan keluarga kita semua. Pemerintah provinsi memiliki program 1 KK 1 Sarjana, dan di Jembrana kita juga punya semangat yang sama melalui program 1 KK 1 Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, di tengah persaingan yang semakin ketat, pendidikan menjadi faktor penentu untuk “naik kelas”. Meski tidak menutup kemungkinan sukses tanpa pendidikan tinggi, namun peluang akan jauh lebih besar bagi mereka yang memiliki latar belakang pendidikan.

Ia juga menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pengentasan kemiskinan berbasis pendidikan. Dengan adanya satu sarjana dalam keluarga, diharapkan mampu membawa perubahan signifikan terhadap pola pikir dan kesejahteraan keluarga tersebut.
“Kalau dulu orang tua kita berjuang dengan tenaga, sekarang anak-anak kita harus berjuang dengan ilmu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Kembang mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan peluang yang telah dibuka pemerintah. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendorong dan memotivasi anak-anak agar tidak berhenti pada jenjang pendidikan menengah.

Berita Terkait:  Satpol PP Kota Denpasar Tertibkan PKL di Jalan Kamboja

Sementara , Program “Bali Go Global” diperkenalkan sebagai jawaban atas tantangan pasar kerja internasional, di mana pemuda Jembrana didorong untuk menguasai keterampilan vokasi dan sertifikasi global. Sementara itu, program “1 Keluarga 1 Sarjana” menjadi fondasi akademis bagi keluarga prasejahtera untuk memiliki daya saing intelektual.

“Pemerintah sudah membuka jalan dan menyiapkan infrastrukturnya. Kini tinggal bagaimana masyarakat, terutama orang tua, memotivasi anak-anaknya untuk berani bermimpi besar,” pungkas Bupati Kembang.

Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, di mana putra-putri daerah dari pelosok desa sekalipun memiliki akses yang sama terhadap pendidikan tinggi dan peluang kerja global. (pro/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI