PLN UP3 Bali Selatan dan BPBD Badung Perkuat Sinergi Antisipasi Cuaca Ekstrem Periode Nataru

IMG-20251226-WA0006_DdrCY9MD4h
Foto: Suasana diskusi antara PLN UP3 Bali Selatan dan BPBD Kabupaten Badung dalam menyelaraskan langkah antisipatif dan mekanisme penanganan darurat, khususnya menghadapi risiko banjir dan gangguan akibat cuaca ekstrem selama Nataru. (barometerbali/pln/rah)

Barometer Bali | Badung – PT PLN (Persero) UP3 Bali Selatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam rangka mengantisipasi potensi cuaca ekstrem pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat serta keandalan layanan publik, khususnya pasokan listrik, tetap terjaga.

Koordinasi tersebut difokuskan pada penguatan komunikasi operasional, kesiapsiagaan personel, serta mekanisme respons cepat dalam menghadapi potensi bencana seperti banjir, pohon tumbang, dan longsor yang berpotensi berdampak pada jaringan kelistrikan dan aktivitas masyarakat.

Berita Terkait:  Hadiri GPIPS 2026, Sekda Dewa Indra: Insentif Jadi Upaya Lindungi Lahan Pertanian Produktif

Manajer PLN UP3 Bali Selatan, Alexander J. Manuhuwa, menyampaikan bahwa sinergi dengan BPBD merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memberikan pelayanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan, terutama pada periode Nataru dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi.

“PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik dan keselamatan publik. Melalui koordinasi yang intensif bersama BPBD, penanganan gangguan dan kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya.”

Berita Terkait:  Diikuti 16 Sawa, Wagub Giri Prasta Hadiri Ngaben Massal Perdana Desa Adat Mengandang

PLN UP3 Bali Selatan telah menyiapkan langkah antisipatif melalui penyiagaan personel, pengamanan aset dan jaringan listrik, serta optimalisasi jalur komunikasi darurat untuk mendukung percepatan pemulihan layanan apabila terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Badung, I Wayan Darma, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana.

“Koordinasi yang baik dengan PLN sangat penting untuk memastikan penanganan kondisi darurat dapat dilakukan secara terpadu, sehingga dampak terhadap masyarakat dapat diminimalkan,” jelasnya.

Berita Terkait:  Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMPN 2 Kuta Utara, Bunda Narkoba : Bangun Benteng Pertahanan Dalam Diri Anak Badung

Melalui penguatan sinergi ini, PLN UP3 Bali Selatan dan BPBD Kabupaten Badung berkomitmen untuk saling mendukung dalam setiap tahapan penanganan darurat selama periode Nataru, guna memastikan keamanan masyarakat serta keberlangsungan layanan publik di wilayah Kabupaten Badung dan sekitarnya. (pln/rah)

BERITA TERKINI

IMG-20260808-WA0205

Lepas Kontingen Jamnas XII, Gubernur Koster Tekankan Pentingnya Karakter Unggul ‘Nak Bali’ Pramuka Dianggap Wahana Tepat Membentuk SDM Bali Unggul yang Berkarakter, Jujur, dan Berkelakuan Baik Denpasar, KabarBaliSatu Gubernur Bali Wayan Koster menggarisbawahi bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Bali unggul tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan kognitif, melainkan harus mendahulukan pembentukan karakter, moral, dan jati diri sebagai Nak Bali. Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat melepas Kontingen Kwarda Gerakan Pramuka Bali menuju Jamnas XII 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Jumat (7/8/2026). Menurut Koster, Gerakan Pramuka merupakan wahana pendidikan disiplin yang sangat sejalan dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya dalam menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan. “SDM Bali unggul itu yang utama dibangun adalah karakternya, jati dirinya, identitasnya sebagai Nak Bali. Karena nature-nya, original-nya orang Bali itu baik-baik,” ujar Koster di hadapan ratusan Pramuka Penggalang dan jajaran pengurus Kwarda Bali. Koster menjelaskan, rekam jejak peradaban dan sejarah membuktikan bahwa masyarakat Bali memiliki karakter mendasar yang tekun, ulet, gigih, loyal, serta lebih mengutamakan kewajiban ketimbang hak. Sifat jujur, santun, dan menghormati sesama inilah yang mengantarkan banyak putra-putri Bali sukses menduduki posisi strategis di ranah nasional, mulai dari lembaga hukum, kehakiman, TNI/Polri, hingga sektor transmigrasi. Namun, ia tidak menampik adanya pergeseran ekosistem sosial yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur tersebut. Oleh karena itu, penguatan nilai moral menjadi syarat mutlak dalam pendidikan generasi muda. “Kalau kemampuan kognitifnya yang membentuk profesionalisme itu nomor dua. Yang kita bangun manusia yang baik dulu. Pintar matematik, fisika, atau kimia tapi kalau tidak baik nanti bikin rusak. Pintar saja tidak cukup, baik saja kurang, harus dua-duanya,” tutur Koster. Koster berpesan agar para peserta memanfaatkan momentum Jamnas XII di Cibubur untuk menempa kompetensi afektif, kognitif, dan psikomotorik secara seimbang sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi hingga dunia kerja.

BERITA TERKINI

IMG-20260808-WA0205

Lepas Kontingen Jamnas XII, Gubernur Koster Tekankan Pentingnya Karakter Unggul ‘Nak Bali’ Pramuka Dianggap Wahana Tepat Membentuk SDM Bali Unggul yang Berkarakter, Jujur, dan Berkelakuan Baik Denpasar, KabarBaliSatu Gubernur Bali Wayan Koster menggarisbawahi bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Bali unggul tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan kognitif, melainkan harus mendahulukan pembentukan karakter, moral, dan jati diri sebagai Nak Bali. Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat melepas Kontingen Kwarda Gerakan Pramuka Bali menuju Jamnas XII 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Jumat (7/8/2026). Menurut Koster, Gerakan Pramuka merupakan wahana pendidikan disiplin yang sangat sejalan dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya dalam menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan. “SDM Bali unggul itu yang utama dibangun adalah karakternya, jati dirinya, identitasnya sebagai Nak Bali. Karena nature-nya, original-nya orang Bali itu baik-baik,” ujar Koster di hadapan ratusan Pramuka Penggalang dan jajaran pengurus Kwarda Bali. Koster menjelaskan, rekam jejak peradaban dan sejarah membuktikan bahwa masyarakat Bali memiliki karakter mendasar yang tekun, ulet, gigih, loyal, serta lebih mengutamakan kewajiban ketimbang hak. Sifat jujur, santun, dan menghormati sesama inilah yang mengantarkan banyak putra-putri Bali sukses menduduki posisi strategis di ranah nasional, mulai dari lembaga hukum, kehakiman, TNI/Polri, hingga sektor transmigrasi. Namun, ia tidak menampik adanya pergeseran ekosistem sosial yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur tersebut. Oleh karena itu, penguatan nilai moral menjadi syarat mutlak dalam pendidikan generasi muda. “Kalau kemampuan kognitifnya yang membentuk profesionalisme itu nomor dua. Yang kita bangun manusia yang baik dulu. Pintar matematik, fisika, atau kimia tapi kalau tidak baik nanti bikin rusak. Pintar saja tidak cukup, baik saja kurang, harus dua-duanya,” tutur Koster. Koster berpesan agar para peserta memanfaatkan momentum Jamnas XII di Cibubur untuk menempa kompetensi afektif, kognitif, dan psikomotorik secara seimbang sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi hingga dunia kerja.

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI