Prof Winasa sangat Yakin Koster-Giri dan Bang-Ipat Menang Pilkada 2024

Foto: Prof Winasa saat Kampanye Putaran II Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2024, pada Senin (11/11/2023) di Pekutatan, Jembrana. (barometerbali/217)

Jembrana | barometerbali – Mantan Bupati Jembrana Prof Dr drg I Gede Winasa mengatakan bahwa dirinya sangat yakin Pasangan Calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 2, Wayan Koster-I Nyoman Giri Prasta akan memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Prof Winasa juga meyakini Paslon Bupati-Wakil Bupati Jembrana Nomor Urut 2, I Made Kembang Hartawan- I Gede Ngurah Patriana Krisna alias Ipat (Bang-Ipat). 

Berita Terkait:  Koster: Partai Politik Jangan Terjebak Politik Viral, Utamakan Pendidikan Politik

“Saya mendapatkan keyakinan Koster-Giri pasti menang. Saya juga meyakini Bang-Upat pasti menang,” tegas Prof Winasa saat Kampanye Putaran II Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 20024, pada Senin (11/11/2024) di Pekutatan, Jembrana. 

Bahkan Prof Winasa yang dikenal sebagai pemimpin visioner dari Bali Barat ini  terhitung hingga empat kali mengulang menyatakan keyakinannya tersebut. 

Berita Terkait:  Anak Muda Bali Mulai Melirik Demokrat, Mudarta Sebut Figur AHY Jadi Magnet Generasi Muda

“Saya meyakinkan seyakin-yakinnya Koster-Giri memenangkan gubernur Bali (Pilgub Bali) dan bupati Jembrana (Pilkada Jembrana,” tandasnya. 

Prof Winasa lalu menyebutkan bahwa setidaknya Koster-Giri akan meraih suara mencapai 60 persen untuk Kabupaten Jembrana. Sedangkan Bang-Ipat setidaknya akan meraih perolehan suara mencapai 70 persen. 

“Pak Koster sudah mengguyur Jembrana dengan pembangunan. Jalan  Tol Mengwi-Gilimanuk adalah gagasan besar dari Pak Koster,” ungkapnya. 

Berita Terkait:  Hanura Bali Resmi Panaskan Mesin Politik, Bidik Kebangkitan di Pemilu 2029

Sedangkan Wayan Koster mengatakan bahwa Prof Winasa yang menjabat Bupati Jembrana selama dua periode dari tahun 2000-2005 dan 2005-2010 tersebut sebagai pemimpin inovatif. Di antaranya adalah program pendidikan dan kesehatan gratis. 

“Program beliau pada bidang kesehatan dan pendidikan saat menjadi bupati menginspirasi kebijakan nasional,” ujarnya. 

Sebagaimana diketahui Wayan Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini merupakan Gubernur Bali periode 2018-2023.

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

IMG-20260808-WA0205

Lepas Kontingen Jamnas XII, Gubernur Koster Tekankan Pentingnya Karakter Unggul ‘Nak Bali’ Pramuka Dianggap Wahana Tepat Membentuk SDM Bali Unggul yang Berkarakter, Jujur, dan Berkelakuan Baik Denpasar, KabarBaliSatu Gubernur Bali Wayan Koster menggarisbawahi bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Bali unggul tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan kognitif, melainkan harus mendahulukan pembentukan karakter, moral, dan jati diri sebagai Nak Bali. Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat melepas Kontingen Kwarda Gerakan Pramuka Bali menuju Jamnas XII 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Jumat (7/8/2026). Menurut Koster, Gerakan Pramuka merupakan wahana pendidikan disiplin yang sangat sejalan dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya dalam menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan. “SDM Bali unggul itu yang utama dibangun adalah karakternya, jati dirinya, identitasnya sebagai Nak Bali. Karena nature-nya, original-nya orang Bali itu baik-baik,” ujar Koster di hadapan ratusan Pramuka Penggalang dan jajaran pengurus Kwarda Bali. Koster menjelaskan, rekam jejak peradaban dan sejarah membuktikan bahwa masyarakat Bali memiliki karakter mendasar yang tekun, ulet, gigih, loyal, serta lebih mengutamakan kewajiban ketimbang hak. Sifat jujur, santun, dan menghormati sesama inilah yang mengantarkan banyak putra-putri Bali sukses menduduki posisi strategis di ranah nasional, mulai dari lembaga hukum, kehakiman, TNI/Polri, hingga sektor transmigrasi. Namun, ia tidak menampik adanya pergeseran ekosistem sosial yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur tersebut. Oleh karena itu, penguatan nilai moral menjadi syarat mutlak dalam pendidikan generasi muda. “Kalau kemampuan kognitifnya yang membentuk profesionalisme itu nomor dua. Yang kita bangun manusia yang baik dulu. Pintar matematik, fisika, atau kimia tapi kalau tidak baik nanti bikin rusak. Pintar saja tidak cukup, baik saja kurang, harus dua-duanya,” tutur Koster. Koster berpesan agar para peserta memanfaatkan momentum Jamnas XII di Cibubur untuk menempa kompetensi afektif, kognitif, dan psikomotorik secara seimbang sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi hingga dunia kerja.

BERITA TERKINI

IMG-20260808-WA0205

Lepas Kontingen Jamnas XII, Gubernur Koster Tekankan Pentingnya Karakter Unggul ‘Nak Bali’ Pramuka Dianggap Wahana Tepat Membentuk SDM Bali Unggul yang Berkarakter, Jujur, dan Berkelakuan Baik Denpasar, KabarBaliSatu Gubernur Bali Wayan Koster menggarisbawahi bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Bali unggul tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan kognitif, melainkan harus mendahulukan pembentukan karakter, moral, dan jati diri sebagai Nak Bali. Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat melepas Kontingen Kwarda Gerakan Pramuka Bali menuju Jamnas XII 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Jumat (7/8/2026). Menurut Koster, Gerakan Pramuka merupakan wahana pendidikan disiplin yang sangat sejalan dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya dalam menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan. “SDM Bali unggul itu yang utama dibangun adalah karakternya, jati dirinya, identitasnya sebagai Nak Bali. Karena nature-nya, original-nya orang Bali itu baik-baik,” ujar Koster di hadapan ratusan Pramuka Penggalang dan jajaran pengurus Kwarda Bali. Koster menjelaskan, rekam jejak peradaban dan sejarah membuktikan bahwa masyarakat Bali memiliki karakter mendasar yang tekun, ulet, gigih, loyal, serta lebih mengutamakan kewajiban ketimbang hak. Sifat jujur, santun, dan menghormati sesama inilah yang mengantarkan banyak putra-putri Bali sukses menduduki posisi strategis di ranah nasional, mulai dari lembaga hukum, kehakiman, TNI/Polri, hingga sektor transmigrasi. Namun, ia tidak menampik adanya pergeseran ekosistem sosial yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur tersebut. Oleh karena itu, penguatan nilai moral menjadi syarat mutlak dalam pendidikan generasi muda. “Kalau kemampuan kognitifnya yang membentuk profesionalisme itu nomor dua. Yang kita bangun manusia yang baik dulu. Pintar matematik, fisika, atau kimia tapi kalau tidak baik nanti bikin rusak. Pintar saja tidak cukup, baik saja kurang, harus dua-duanya,” tutur Koster. Koster berpesan agar para peserta memanfaatkan momentum Jamnas XII di Cibubur untuk menempa kompetensi afektif, kognitif, dan psikomotorik secara seimbang sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi hingga dunia kerja.

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI