Wayan Koster Bangga 52 Tahun PDI Perjuangan masih Eksis

Foto: Memperingati HUT ke 52 PDI Perjuangan di sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali pada, Jumat (10/1/2025). (barometerbali/rian)

Denpasar I barometerbali – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, sekaligus Gubernur Provinsi Bali periode 2025-2030, Wayan Koster mengatakan bersyukur dan bangga PDI Perjuangan tetap eksis hingga saat ini walaupun dengan penuh tantangan dan dinamika politik nasional yang begitu kuat.

Berita Terkait:  Tingkatkan Kualitas Pariwisata Berkelanjutan, Gubernur Koster Gencarkan 5 Kawasan di Bali Rendah Emisi

Astungkara (puji syukur, red) PDI Perjuangan masih bisa menang pada pemilu legislatif 14 Februari tahun 2024 yang lalu dan pilkada bisa menang, pilgub, dan juga 8 (delapan) kabupaten kota di Bali,” ungkap Koster saat memperingati HUT ke-52 PDI Perjuangan dengan mengusung tema “Satyam Eva Jayate” (Kebenaran Pasti Menang) subtema “Api nan tak Kunjung Padam” di sekretariat DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Jumat (10/1/2025) dihadiri oleh ratusan kader dan simpatisan partai berlambang banteng moncong putih itu.

Berita Terkait:  Gubernur Koster: Jangan Terprovokasi, Jaga Bali Tetap Aman dan Kondusif

Lebih lanjut, Koster menyampaikan hal ini menunjukkan PDI Perjuangan itu merupakan partai yang sangat teruji ketangguhannya dan ketahanannya di dalam perjuangan menghadapi dinamika politik nasional saat ini.

Selain itu, saat ditanya oleh awak media apakah ada pesan khusus dari ketua umum untuk Bali di HUT PDI Perjuangan, Koster menyebutkan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sejak awal menyampaikan pesan kepada pasangan Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) untuk melaksanakan pembangunan haluan Bali 100 tahun.

Berita Terkait:  Bantah Bela BTID, Golkar Bali Tegaskan Penarikan Anggota dari Pansus TRAP Demi Kepastian Hukum

Reporter: Rian Ngari 

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

IMG-20260808-WA0205

Lepas Kontingen Jamnas XII, Gubernur Koster Tekankan Pentingnya Karakter Unggul ‘Nak Bali’ Pramuka Dianggap Wahana Tepat Membentuk SDM Bali Unggul yang Berkarakter, Jujur, dan Berkelakuan Baik Denpasar, KabarBaliSatu Gubernur Bali Wayan Koster menggarisbawahi bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Bali unggul tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan kognitif, melainkan harus mendahulukan pembentukan karakter, moral, dan jati diri sebagai Nak Bali. Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat melepas Kontingen Kwarda Gerakan Pramuka Bali menuju Jamnas XII 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Jumat (7/8/2026). Menurut Koster, Gerakan Pramuka merupakan wahana pendidikan disiplin yang sangat sejalan dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya dalam menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan. “SDM Bali unggul itu yang utama dibangun adalah karakternya, jati dirinya, identitasnya sebagai Nak Bali. Karena nature-nya, original-nya orang Bali itu baik-baik,” ujar Koster di hadapan ratusan Pramuka Penggalang dan jajaran pengurus Kwarda Bali. Koster menjelaskan, rekam jejak peradaban dan sejarah membuktikan bahwa masyarakat Bali memiliki karakter mendasar yang tekun, ulet, gigih, loyal, serta lebih mengutamakan kewajiban ketimbang hak. Sifat jujur, santun, dan menghormati sesama inilah yang mengantarkan banyak putra-putri Bali sukses menduduki posisi strategis di ranah nasional, mulai dari lembaga hukum, kehakiman, TNI/Polri, hingga sektor transmigrasi. Namun, ia tidak menampik adanya pergeseran ekosistem sosial yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur tersebut. Oleh karena itu, penguatan nilai moral menjadi syarat mutlak dalam pendidikan generasi muda. “Kalau kemampuan kognitifnya yang membentuk profesionalisme itu nomor dua. Yang kita bangun manusia yang baik dulu. Pintar matematik, fisika, atau kimia tapi kalau tidak baik nanti bikin rusak. Pintar saja tidak cukup, baik saja kurang, harus dua-duanya,” tutur Koster. Koster berpesan agar para peserta memanfaatkan momentum Jamnas XII di Cibubur untuk menempa kompetensi afektif, kognitif, dan psikomotorik secara seimbang sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi hingga dunia kerja.

BERITA TERKINI

IMG-20260808-WA0205

Lepas Kontingen Jamnas XII, Gubernur Koster Tekankan Pentingnya Karakter Unggul ‘Nak Bali’ Pramuka Dianggap Wahana Tepat Membentuk SDM Bali Unggul yang Berkarakter, Jujur, dan Berkelakuan Baik Denpasar, KabarBaliSatu Gubernur Bali Wayan Koster menggarisbawahi bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Bali unggul tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan kognitif, melainkan harus mendahulukan pembentukan karakter, moral, dan jati diri sebagai Nak Bali. Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat melepas Kontingen Kwarda Gerakan Pramuka Bali menuju Jamnas XII 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Jumat (7/8/2026). Menurut Koster, Gerakan Pramuka merupakan wahana pendidikan disiplin yang sangat sejalan dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya dalam menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan. “SDM Bali unggul itu yang utama dibangun adalah karakternya, jati dirinya, identitasnya sebagai Nak Bali. Karena nature-nya, original-nya orang Bali itu baik-baik,” ujar Koster di hadapan ratusan Pramuka Penggalang dan jajaran pengurus Kwarda Bali. Koster menjelaskan, rekam jejak peradaban dan sejarah membuktikan bahwa masyarakat Bali memiliki karakter mendasar yang tekun, ulet, gigih, loyal, serta lebih mengutamakan kewajiban ketimbang hak. Sifat jujur, santun, dan menghormati sesama inilah yang mengantarkan banyak putra-putri Bali sukses menduduki posisi strategis di ranah nasional, mulai dari lembaga hukum, kehakiman, TNI/Polri, hingga sektor transmigrasi. Namun, ia tidak menampik adanya pergeseran ekosistem sosial yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur tersebut. Oleh karena itu, penguatan nilai moral menjadi syarat mutlak dalam pendidikan generasi muda. “Kalau kemampuan kognitifnya yang membentuk profesionalisme itu nomor dua. Yang kita bangun manusia yang baik dulu. Pintar matematik, fisika, atau kimia tapi kalau tidak baik nanti bikin rusak. Pintar saja tidak cukup, baik saja kurang, harus dua-duanya,” tutur Koster. Koster berpesan agar para peserta memanfaatkan momentum Jamnas XII di Cibubur untuk menempa kompetensi afektif, kognitif, dan psikomotorik secara seimbang sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi hingga dunia kerja.

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI