Barometer Bali | Denpasar – Selain siap berpartisipasi dalam ajang perkemahan akbar tingkat nasional, Kontingen Daerah Bali pada Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 mengemban misi khusus sebagai duta lingkungan. Komitmen ini disampaikan dalam acara pelepasan kontingen di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Jumat (7/8/2026).
Sebanyak 352 personel kontingen Bali dijadwalkan berangkat pada 11 Agustus 2026 menggunakan jalur darat menuju Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, untuk mengikuti gelaran utama Jamnas XII yang berlangsung pada 12–21 Agustus 2026.
Rincian kontingen tersebut terdiri dari 288 Pramuka Penggalang, 36 pembina dan pendamping, 18 pimpinan kontingen cabang (Pinkoncab), serta 10 pimpinan kontingen daerah (Pinkonda).
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si. atau yang akrab disapa Cok Ace, menyatakan bahwa seluruh peserta penggalang dan pendamping telah melewati rangkaian seleksi ketat, pemusatan latihan (training center), serta pembekalan kearifan lokal.
Rincian kontingen tersebut terdiri dari 288 Pramuka Penggalang, 36 pembina dan pendamping, 18 pimpinan kontingen cabang (Pincab), serta 10 pimpinan kontingen daerah (Pinkonda).
“Kontingen Daerah Bali berkomitmen menjaga dan menjadi duta lingkungan di area perkemahan Cibubur. Kami telah menanamkan kedisiplinan pada seluruh peserta untuk menerapkan pengolahan sampah berbasis sumber dan secara aktif meminimalisir penggunaan sampah plastik,” papar Cok Ace.
Langkah ini menegaskan wujud nyata kontribusi Gerakan Pramuka Bali dalam menjaga kelestarian bumi yang selaras dengan kebijakan dan visi pembangunan lingkungan hidup di Provinsi Bali.
Menanggapi misi tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa menjaga nama baik, keanggunan, dan keramahan Bali di arena nasional. Citra positif Bali yang sudah dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional harus dijaga melalui sikap dan tutur kata yang santun.
“Begitu disebut peserta Bali, orang pasti melihatnya karena Bali dikenal baik,” ucap Koster.
Gubernur Koster juga mengingatkan para peserta untuk tetap menjaga fisik dan kesehatan selama menjalani kegiatan di lapangan, mengingat padatnya agenda jambore dari tanggal 12 hingga 21 Agustus 2026.
“Jangan lupa bawa selimut, bawa minyak angin, dan makan yang baik. Semoga semuanya bisa mengikuti kegiatan dengan baik, sukses di sana, dan selamat kembali ke Bali,” tutup Koster. (red)










