102 Wartawan Antusias Ikut OKK PWI Bali 2026

IMG-20260820-WA0036
Peserta Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali tahun 2026. (Barometerbali/istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Sebanyak 102 wartawan dari berbagai media massa di Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat profesionalisme, integritas, serta pemahaman wartawan terhadap etika jurnalistik dan organisasi.

OKK PWI 2026 mengusung tema “Membangun Wartawan Profesional, Berintegritas dan Berkomitmen terhadap Etika Jurnalistik melalui Penguatan Organisasi PWI”. Kegiatan berlangsung selama dua hari,  20-21 Agustus 2026.

Ketua Panitia OKK PWI Bali, Nyoman Winata, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi fondasi penting untuk memperdalam pemahaman anggota maupun calon anggota terhadap nilai-nilai keorganisasian dan kode etik.

Berita Terkait:  Gubernur Koster: Jangan Terprovokasi, Jaga Bali Tetap Aman dan Kondusif

Ia menegaskan pentingnya mengimbangi kebebasan pers dengan tanggung jawab publik yang nyata agar karya yang dihasilkan tetap berbobot dan terpercaya.

“Karena itu kita perlu meningkatkan profesionalitas wartawan. Harapannya OKK tidak sekadar formalitas, tetapi menjadi niatan untuk menambah wawasan dan membentuk wartawan yang profesional serta berintegritas,” kata Winata menyampaikan laporan kepanitian.

Sementara Ketua PWI Bali, Wayan Dira Arsana menegaskan bahwa keterlibatan aktif para wartawan muda mencerminkan keberhasilan proses regenerasi wartawan di Pulau Dewata. Di tengah persaingan ketat dengan kreator konten dan platform digital, pers media massa dinilai harus tetap unggul melalui verifikasi ketat.

Berita Terkait:  Pria Rudapaksa Anak Umur 13 Tahun di Sidakarya Berhasil Diamankan Polisi

“Banyak wartawan muda yang menjadi kader pewarta, meneruskan berita sehat di tengah perkembangan media sosial dan konten kreator. Di tengah tekanan hukum, somasi, tekanan ekonomi, dan sosial, wartawan harus memiliki mentalitas yang tangguh dan kuat,” ujar Dira Arsana.

Sementara itu, perwakilan Pemerintah Provinsi Bali, Anak Agung Surya Pradipta, saat membacakan sambutan Kepala Badan Kesbangpol Bali mengatakan, profesi wartawan tidak hanya membutuhkan kemampuan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga integritas dan kesadaran untuk menjalankan tanggung jawab sosial kepada publik.

Berita Terkait:  Dies Natalis ke-24, ITB STIKOM Bali Perkuat Jejaring Internasional dan SDM Teknologi

Ia berharap melalui kegiatan OKK, para peserta tidak hanya semakin memahami organisasi dan profesi wartawan, tetapi juga menyadari bahwa setiap berita memiliki konsekuensi sosial.

“Kebebasan harus berjalan bersama etika. Kecepatan harus diimbangi dengan ketelitian,” katanya.

Selama dua hari mengikuti kegiatan ini, para wartawan akan dibekali dengan materi-materi yang berkaitan dengan memperkuat profesionalisme, integritas dan etika jurnalistik. Pemateri dalam kegiatan ini adalah wartawan-wartawan senior di Bali. (rian)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI