Barometer Bali | Singasana – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan secara bertahap membagikan bantuan bag komposter kepada masyarakat yang telah sadar dan konsisten memilah sampah dari tingkat rumah tangga. Bantuan ini disalurkan langsung di titik-titik pengumpulan (drop-off point) sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian warga terhadap lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan I Made Surya Dharma menyampaikan, program ini menargetkan warga yang rajin memisahkan sampah berdasarkan jenisnya dan aktif menyetorkan sampah residu ke titik pengumpulan yang telah ditentukan.
“Baru sepuluh (bag komposter) yang dibagikan hari pertama, Senin (28/9). Setiap hari akan kita bagikan di semua titik. Untuk tahap awal kita siapkan 100 picis dulu,” kata I Made Surya Dharma, Selasa (29/9).
Surya Dharma menegaskan, pembagian bag komposter ini bertujuan untuk mendorong pengelolaan sampah organik secara mandiri di rumah masing-masing, sehingga jumlah sampah yang terbuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dapat berkurang secara signifikan.
Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya merupakan kunci utama terbentuknya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Perubahan besar di Kabupaten Tabanan harus dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil sehari-hari.
“Ini adalah bukti bahwa perubahan dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah. Terima kasih kepada masyarakat Tabanan. Astungkara, program ini dapat terus berkelanjutan dan jangkauannya semakin luas ke depannya,” ungkapnya.
Melalui momentum ini, DLH Tabanan mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk semakin masif memilah sampah dari rumah dan mengelola sampah sesuai jenisnya secara bijak.
“Tetap pilah sampah dari sumber. Karena setiap langkah kecil kita, berdampak besar bagi Tabanan. Pilah dari rumah, kelola dari sumber. Tabanan Bersih Tanpa Sampah!” tutup Surya Dharma. (rah)










