Unud Harus Berperan Melaksanakan Kajian Metode Wolbachia

Foto: Seminar Inisiatif Implementasi Metode Wolbachia dalam Pengendalian Dengue, Kamis (30/11/2023). (BB/FK/Unud)

Denpasar | barometerbali – Seminar Inisiatif Implementasi Metode Wolbachia dalam Pengendalian Dengue digelar oleh Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK Unud), bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 4 Gedung FISIP, dikutip pada Jumat (1/12/2023).

Seminar ini diawali dengan sambutan dari ketua Task Force Universitas Udayana untuk Kajian Inovasi Nyamuk ber-Wolbachia sebagai upaya pengendalian Penyakit DBD di Bali. Prof. dr. Pande Putu Januraga, M.Kes, Dr.PH dan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, M.P., IPU. Seminar ini dihadiri oleh berbagai disiplin ilmu di UNUD, Perguruan tinggi yang ada di Bali dan perwakilan pemerintah dan LSM. Adapun yang menjadi pembicaranya, Dr. Sang Gede Purnama, SKM, MSc (Departemen KMKP-FK UNUD) dan Dr. dr. Putu Ayu Asri Damayanti, S.Ked., M.Kes (Departemen Parasitologi FK UNUD), Prof. Cameron Simmons dari World Mosquito Program, dr. Riris Andono Ahmad, MPH, PhD  (Pusat Kedokteran Tropis), Prof. Dr. drh. Gusti Ngurah Kade Mahardika (FKH-UNUD) dimoderatori oleh Prof. Dr. dr Ni Nyoman Sri Budayanti, Sp. MK (K) (FK-UNUD).

Berita Terkait:  Sejalan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, INSTIKI Tampilkan Inovasi Teknologi Pelestarian Budaya di Bulan Bahasa Bali VIII 2026

Para narasumber menyampaikan bahwa Metode Wolbachia merupakan metode pelengkap dalam upaya penanggulangan demam berdarah dengue. Wolbachia merupakan bakteri alamiah yang umum ditemukan pada berbagai jenis serangga termasuk kupu-kupu, capung, ngengat, lebah.

Metode Wolbachia ini aman bagi manusia, lingkungan, serangga lain, tidak menyebabkan nyamuk menjadi lebih ganas, serta tidak mengubah sifat fisik dan perilaku nyamuk. Wolbachia sangat umum ditemukan secara alami pada ratusan ribu spesies serangga dan bukan rekayasa genetik.

Berita Terkait:  INSTIKI Dukung Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Lewat Inovasi Teknologi di Bulan Bahasa Bali VIII 2026

Di Yogyakarta, metode Wolbachia sudah diterapkan di Kabupaten Sleman dan Bantul. Implementasi Wolbachia di Yogyakarta terbukti efektif menghambat penularan virus dengue dan menurunkan 77% kasus dengue di Yogyakarta dan 86% terbukti menurunkan kasus dengue yang dirawat di rumah sakit.

Dr. Riris Andono menyampaikan bahwa selama 12 tahun implementasi metode Wolbachia di Yogyakarta titik kritis keberhasilan berada pada koordinasi lintas sektoral yang intensif, tim implementasi yang kuat, diseminasi dan pelibatan masyarakat yang intensif dan melakukan control mutu logistic.

Berita Terkait:  Dari Ngada ke Negeri Sakura, Bupati Raymundus Bena Antar Mahasiswa ITB STIKOM Bali ke Jepang

Majelis Desa Adat Provinsi Bali (Made Suarnata) berharap selain diadakannya komunikasi akademis dan teknis diperlukan adanya komunikasi kultural melalui masing-masing desa adat. Dalam konfrensi Press setelah acara seminar, para nasasumber menekankan bahwa Unud diharapkan dapat berperan penting dalam berbagai kajian tentang Implementasi metode Wolbachia sebagai salah satu inovasi pengendalian dengue di Bali. (BB/212)

Sumber: unud.ac.id

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI