Kolase foto: Wayan Koster (kiri) dan TKI yang meninggal di Republik Ceko, asal Tejakula Buleleng, Nyoman Yudara (kanan) semasa hidupnya. (Sumber: BB/istimewa)
Singaraja | barometerbali – Prihatin karena pihak keluarga tak memiliki biaya untuk memulangkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banjar Dinas Kajanan, Desa Tejakula, Buleleng Nyoman Yudara (35) yang meninggal diduga karena sakit di Republik Ceko, Rabu (5/6) malam, turut membuat Gubernur Bali periode 2018 – 2023 Wayan Koster berempati dan secara sigap membantu pemulangan jenazah Nyoman Yudara.
Diketahui pada Jumat, (7/6/2024), Wayan Koster menerima informasi terkait dengan berita meninggalnya Nyoman Yudara dan keluarga menginginkan agar jenazah almarhum dipulangkan ke Bali untuk diupacarai.
“Namun, untuk memulangkan jenazah, pihak keluarga memerlukan biaya sekitar Rp98.000.000 rupiah. Sehingga, saya dengan petugas partai segera bergerak untuk membantu pengumpulan dana,” ungkap Wayan Koster kepada media, Minggu (9/6/2024).
Hingga Minggu (9/6/2024) melalui tim Petugas Partai asal Buleleng, telah terkumpul dana sebesar Rp100.000.000 dengan rincian sebagai berikut:
Wayan Koster menyumbang sebesar Rp15.000.000
Gede Supriatna Rp12.000.000
Nyoman Sucidra Rp10.000.000
Ketut Kariasa Rp10.000.000
Made Bayu Adisastra Rp5.000.000
Budi Adnyana Rp5.000.000
Kadek Turkini Rp5.000.000
Ngurah Arya Rp5.000.000
Tujuh anggota DPRD Bali asal Buleleng Rp17.500.000
Empat belas anggota DPRD Buleleng Rp15.500.000
“Dana tersebut akan diserahkan pada Senin, 10 Juni 2024 pukul 15.00 Wita di kediaman almarhum dan akan diserahkan langsung oleh tim Petugas Partai Gede Supriatna,” tandas Wayan Koster.
Untuk diketahui sebelumnya, Wayan Koster telah berkoordinasi dengan pihak Kedutaan, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia,dan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Bali agar proses pemulangan jenazah almarhum secepat mungkin.
“Astungkara semua berjalan lancar,” pungkas Wayan Koster.
Editor: Ngurah Dibia











