Adu Gagasan Pilkada Badung: Janji Kucurkan Bantuan Miliaran hingga Seret PR Pariwisata

Kolase foto: Paslon Bupati dan Wakil Bupati Badung I Wayan Suyasa-I Putu Alit Yandinata (Suyadinata) dan Wayan Adi Arnawa-Bagus Alit Sucipta (Adicipta) dalam Debat Terbuka Perdana Pilkada Badung 2024. (barometerbali/213)

Badung | barometerbali – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung menggelar debat terbuka perdana untuk para kandidat Pilbup, Jumat (25/10/24).

Dalam penyampaian visi dan misi, pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Badung I Wayan Suyasa-I Putu Alit Yandinata (Suyadinata) menjanjikan bantuan dalam nominal fantastis pada sederet program.

Paslon Suyadinata mengaku akan mengucurkan dana senilai Rp1 miliar per banjar untuk 546 banjar adat.

Berita Terkait:  Koster Tegaskan Tanpa Infrastruktur dan Investasi Hijau, Daya Saing Pariwisata Bali Terancam

Tak hanya itu, pihaknya mengklaim akan memberikan bantuan senilai Rp2 miliar per desa adat untuk 122 desa adat, santunan kematian Rp25 juta, lansia Rp 2 Juta per Bulan, bantuan Rp150 juta per tahun untuk 120 subak yeh dan 94 subak abian, serta bantuan be celeng (daging babi), daging sapi atau daging kambing untuk masyarakat.

Dalam ranah kesehatan dan pendidikan, pihaknya juga menyebut akan memberikan pelayanan yang gratis.

“Pendidikan gratis dari jenjang TK sampai SMA/SMK. Termasuk program 1 sarjana per keluarga secara gratis. Kesehatan gratis mulai dari penjemputan pasien hingga sembuh,” imbuh Alit Yandinata.

Berita Terkait:  Koster Upayakan Insentif Pecalang Se-Bali, Target 2027–2028

“Pembangunan sport center dan e-sport untuk kaum muda 2000 lowongan kerja,” timpalnya.

Sementara itu, paslon Bupati dan Wakil Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa-Bagus Alit Sucipta mengaku akan memperbanyak pembangunan jalan untuk mengatasi kemacetan.

“Kami berkomitmen dalam penanganan masalah kemacetan dengan membangun utamanya di Badung Selatan,” sebutnya.

Selain itu, dirinya juga mengaku melakukan pembangunan jalan di sejumlah titik Badung Utara.

“Simpang Lukluk akan dibuat shortcut Sempidi Abianbase dan Penarungan. Kemudian di Simpang Mambal akan dibuatkan jalan lingkar,” terang Adi Arnawa.

Lebih lanjut, paslon nomor urut 2 ini juga menilai Badung tengah mengalami sejumlah tantangan, termasuk sampah, pariwisata, dan ketersediaan air bersih.

Berita Terkait:  Relawan Advokasi Nusantara Minta Penegakan Hukum Usut Dugaan Kematian Mangrove di Tahura Ngurah Rai

“Untuk penanganan sampah akan menerapkan teknologi dengan skema B2B tanpa pembebanan APBD. Di tahun 2025 memberantas persoalan air dengan skema B2B,” imbuhnya.

Terakhir, pihaknya mengaku akan mengembangkan pariwisata berbasis NEWA (Nature, Ecotourisme, Wellness, dan Adventure).

“Badung utara berpotensi untuk mengembangkan pariwisata berbasis alam. Kami juga akan menjadikan bale banjar sebagai pusat peradaban dan menjadi ruang bagi seniman-seniman Badung,” tandasnya.

“Kami juga akan menyeimbangkan pembangunan pertanian dan pariwisata yang merata di Badung Selatan dan Badung Utara” sambung Alit Sucipta. (213)

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI