Foto: Komunitas Tuna Netra Provinsi Bali mendukung kemenangan Paket Mulia-PAS pada Pilgub Bali 2024. (barometerbali/213)
Denpasar | barometerbali – Komunitas Disabilitas Tuna Netra Sekaa Demen Provinsi Bali yang jumlahnya sekitar 500 KK untuk di wilayah Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan (Sarbagita) berharap bisa memiliki rumah singgah/rumah tinggal. Mereka menyampaikan sikap di Rumah Sinergi Denpasar, Kamis (10/10/2024) agar aspirasi tersebut diperjuangkan Made Muliawan Arya alias De Gadjah dan Putu Agus Suradnyana (Mulia-PAS) dan siap memenangkannya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali pada 27 November 2024.
Komunitas Tuna Netra Denpasar terdiri dari 93 KK dipastikan juga akan mendukung penuh calon Wali Kota Gede Ngurah Ambara Putra dan Calon Wakil Wali Kota I Nengah Yasa Adi Susanto nomor urut 01 (Paket ABDI) di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Denpasar 2024.
Ketua Komunitas Disabilitas Tuna Netra Sekaa Demen Provinsi Bali I Gede Winaya dalam menyampaikan aspirasinya AA Ayu Putu Priniti yang juga anggota DPRD Kota Denpasar dari Partai Gerindra menyatakan Komunitas Disabilitas Tuna Netra Sekaa Demen Provinsi Bali mengenai kesulitan rumah tinggal/rumah singgah, pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan.
“Para tuna netra ini masih terbebani biaya kos. Kalau ada rumah tinggal atau rumah singgah bisa mengurangi beban biaya,” ungkap Priniti.
Selain itu, dalam hal pendidikan, banyak dari anak-anak tuna netra yang mengalami putus sekolah.
“Diharapkan kedepannya masalah pendidikan bisa diperjuangkan,” harapnya.
Masalah lainnya terkait kesehatan, diharapkan di rumah sakit ada layanan yang bisa dikhususkan untuk tuna netra ketika menggunakan jasa kesehatan.
“Lapangan pekerjaan, kalau bisa tuna netra mendapat perhatian bisa mendapatkan pekerjaan seperti lewat jasa pijat, SPA atau lainnya, dan bisa juga mendapatkan pekerjaan di hotel, dan di tempat lainnya,” papar Priniti.
Priniti yang juga sebagai bendahara fraksi Partai Gerindra di DPRD Kota Denpasar ini menyampaikan rasa bahagia dan syukur sudah diberikan kesempatan untuk mendengarkan apa yang menjadi aspirasi dari Komunitas Disabilitas Tuna Netra Sekaa Demen Provinsi Bali ini.
Untuk para tuna netra di Kota Denpasar aspirasi yang sudah disampaikan tersebut akan ia diperjuangkan setelah nantinya duduk di Komisi IV DPRD Kota Denpasar.
“Tiyang (saya) bersama Paket Mulia-PAS dan Paket ABDI akan berjuang agar para tuna netra tidak berat lagi dalam menjalani kehidupan sehari-hari yakni diperjuangkan rumah tinggal atau rumah singgah, pendidikan, kesehatan, dan lapangan pekerjaan,” tutup Priniti. (213)
Editor: Ngurah Dibia











